Paskah Nasional di Manado Akan Tampilkan Pergelaran Budaya Nusantara
- 31 Mar 2026 15:24 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Panitia Paskah Nasional Sulawesi Utara terus mematangkan berbagai persiapan menjelang perayaan Paskah Nasional yang akan dipusatkan di kawasan Pohon Kasih, Megamas Manado, pada 8 April 2026. Selain ibadah agung, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan pagelaran seni dan budaya yang mengangkat kearifan lokal dari berbagai daerah di Nusantara.
Sejumlah kelompok seni terlihat aktif melakukan latihan di lokasi kegiatan. Kumpulan musik tradisional klarinet tampak fokus berlatih, sementara kelompok tari mempersiapkan beragam tarian daerah dari berbagai etnis di Indonesia. Di sisi lain, kelompok paduan suara juga terus melakukan persiapan agar dapat tampil maksimal pada acara puncak perayaan nanti.
Kawasan Pohon Kasih di Megamas Manado telah ditetapkan panitia sebagai pusat pelaksanaan perayaan Paskah Nasional tahun ini. Panitia juga memastikan kesiapan sarana pendukung, termasuk tribun peserta yang akan digunakan pada hari pelaksanaan.
Ketua Panitia Paskah Nasional, Recky Langie, mengatakan pihaknya saat ini telah memasuki tahapan geladi atau latihan persiapan acara secara menyeluruh bersama seluruh seksi dan perancang materi kegiatan.
"Hari ini kami mengadakan geladi kotor kedua bersama seksi acara dan koordinator seksi acara, serta tim perancang materi kegiatan yang mendesain keseluruhan rangkaian pegelaran kebangsaan," ujar Recky, di Pohon Kasih Manado, Senin, 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, perayaan Paskah Nasional tidak hanya difokuskan pada kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan nasional melalui penampilan budaya dari berbagai etnis di Indonesia.
"Kami ingin menyampaikan kepada seluruh warga gereja di Sulawesi Utara bahkan di seluruh Indonesia bahwa acara ini akan menampilkan pegelaran kebudayaan atau pegelaran kebangsaan yang mewakili etnis dari seluruh Nusantara. Momen Paskah Nasional ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial," ujarnya.
Menurutnya, ibadah tetap menjadi bagian utama dalam perayaan Paskah Nasional. Namun, panitia juga berupaya menghadirkan unsur kebersamaan melalui atraksi budaya yang mencerminkan tradisi dan keberagaman masyarakat Indonesia.
"Ibadah itu sangat penting, tetapi kami juga ingin menciptakan momen kebersamaan dengan menampilkan desain acara yang menggambarkan kebiasaan dan tradisi yang berbaur. Dalam dunia pariwisata, hal ini dikenal sebagai atraksi budaya," katanya menambahkan.
Recky Langie juga berharap seluruh masyarakat, khususnya jemaat dan umat gereja, dapat hadir serta turut menyukseskan perayaan akbar Paskah Nasional yang akan digelar di Kota Manado.
Perayaan Paskah Nasional tahun 2026 diharapkan menjadi momentum kebersamaan umat Kristiani sekaligus memperkuat nilai persatuan melalui keberagaman budaya Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....