Kawangkoan Ba Ombong Ramai Pengunjung, 54 Pelaku UMKM Kuliner Bergabung

  • 16 Mar 2026 13:51 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • Kawangkoan Ba Ombong merupakan transformasi dari Kawangkoan Christmas Festival (KCF) 2025 yang kini menjadi kawasan kuliner malam di Kawangkoan.
  • Jumlah pelaku UMKM kuliner meningkat signifikan, dari sekitar belasan tenda pada awal kegiatan menjadi 54 pelaku usaha yang sudah terdata.
  • Pelaku usaha tidak hanya berasal dari Kawangkoan Raya, tetapi juga dari Sonder dan Langowan, dengan sebagian besar merupakan anak muda.

RRI.CO.ID, Minahasa - Kawasan kuliner malam Kawangkoan Ba Ombong, yang merupakan transformasi dari Kawangkoan Christmas Festival (KCF) 2025, terus dipadati pengunjung hingga akhir pekan lalu pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan yang rutin dibuka setiap hari mulai pukul 17.00 WITA sejak Januari 2026 itu semakin menarik minat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di bidang kuliner.

Sejak dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Esa Waya Kawangkoan pada 5 Maret 2026, kawasan Ba Ombong dinilai tampil lebih tertata dan menarik bagi pengunjung maupun pelaku usaha. Deretan tenda kuliner kini disusun lebih rapi dengan ruang yang sama bagi setiap pedagang. Selain itu, disediakan jalur pejalan kaki di antara tenda yang saling berhadapan, sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan teratur bagi pengunjung.

Lokasinya yang berada di Jalan 17 Agustus—di antara Taman Kota dan Terminal Kawangkoan hingga kompleks pertokoan dekat Kantor Camat Kawangkoan—menjadikan kawasan ini semakin berkembang sebagai ikon wisata kuliner malam di wilayah Kawangkoan. Ketua Bumdesma Esa Waya Kawangkoan, Eddy F. Ruata, mengatakan jumlah pelaku usaha yang bergabung terus meningkat sejak awal kegiatan digelar.

“Mulanya pada Januari hingga Februari hanya sekitar belasan tenda usaha yang beroperasi. Sekarang yang sudah mendaftar dan terdata mencapai 54 pelaku usaha,” ujar Ruata saat ditemui di Sekretariat Kawangkoan Ba Ombong, Sabtu malam (14/3/2026).

Menurutnya, tingginya animo pelaku usaha membuat pihak pengelola memperluas area kegiatan. Jika sebelumnya hanya menggunakan ruas Jalan 17 Agustus di simpang tiga Tugu Kumawangkoan, kini area tersebut juga memanfaatkan sebagian kawasan Terminal Kawangkoan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Terminal Kawangkoan. Area ini digunakan mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WITA. Setelah itu semua tenda dan sampah dibersihkan sehingga pagi hari lokasi kembali seperti semula,” jelasnya.

Ruata menambahkan, pelaku usaha yang berjualan tidak hanya berasal dari wilayah Kawangkoan Raya, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Sonder dan Langowan.

“Yang kami banggakan, sebagian besar pelaku usaha di sini adalah anak-anak muda,” katanya.

Di sisi lain, pihak pengelola juga mengimbau para pengunjung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Perlu diketahui, kegiatan Kawangkoan Ba Ombong ini juga telah mendapat izin resmi dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

(Jeff Assa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....