Minat Baca Sulut Turun Drastis
- 06 Mar 2026 11:47 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Minat baca masyarakat Sulawesi Utara mengalami penurunan signifikan. Penurunan tersebut terjadi meski sebelumnya indikator kegemaran membaca berada pada kategori sedang.
Sekretaris Jenderal Forum Perpustakaan Sekolah/Madrasah Indonesia (FPSMI), Dr. F. Stella Watak, S.Pd.,M.Pd.,MTBNSP.,MTPS menyampaikan data tersebut dalam dialog di rri beberapa waktu lalu. Ia menilai perubahan metode pengukuran juga memengaruhi hasil penilaian terbaru yang dirilis Perpusnas.
"Kalau saya melihat di tahun-tahun sebelumnya sebenarnya minat baca khusus untuk Sulawesi Utara sebenarnya sudah di kategori sedang. Nah, terkait PGM itu kan sudah sekitar 70-an ke atas, 75 sekian," ucap Stella.
Menurutnya, indikator kegemaran membaca sebelumnya menunjukkan capaian yang cukup stabil pada kisaran nilai menengah. Nilai tersebut menggambarkan kondisi minat baca masyarakat Sulawesi Utara pada periode pengukuran sebelumnya.
" Nah, yang sangat disayangkan justru seiring berkembangnya teknologi di tahun kemarin justru tinggal 22 koma sekian persen. Cuman ya ini hasil data yang saya dapat dari perpusnas, tetapi kategori yang mereka buat itu sudah dengan kategori karena yang tahun-tahun kemarin itu mereka bekerja sama dengan pihak ketiga," katanya mengungkapkan.
Perubahan metode pengumpulan data disebut menjadi salah satu faktor perbedaan hasil pengukuran terbaru. Sebelumnya pengumpulan data melibatkan pihak ketiga sebagai mitra dalam proses survei nasional.
" Tetapi kalau sekarang ini mereka langsung terjun ke setiap kabupaten kota di seluruh Indonesia. Nah, kalau saya melihat juga sebenarnya khusus Sulut itu semakin marak rintisan-rintisan PBM di seluruh kabupaten kota, meskipun tidak begitu merata," sebutnya.
Di sisi lain, sejumlah rintisan pusat belajar masyarakat mulai bermunculan di berbagai wilayah Sulawesi Utara. Keberadaan inisiatif tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat.
" Nah kemudian kalau saya melihat minat baca yang anak-anak kita di sekolah, ya, itu juga nanti kembali ke teman-teman kita, para pengajar dan masyarakat sekitar, orang tua murid, karena kalau untuk meningkatkan minat baca kan ada beberapa komponen di antaranya yang paling utama adalah keluarga dan lingkungannya, seperti itu," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....