Setahun Kepemimpinan YSK - Victor, Arah Pembangunan Sulawesi Utara Kian Jelas
- 05 Mar 2026 19:41 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Ibadah Syukur satu tahun kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay di Graha Gubernuran, Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN Pemprov Sulut, para pimpinan daerah serta undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan YSK- Victor Mailangkay. Suasana semakin semarak dengan penampilan paduan suara (choir) serta pertunjukan seni budaya daerah, di antaranya tarian Maengket dari Minahasa dan tari Kabela dari Bolaang Mongondow yang menggambarkan kekayaan budaya Sulawesi Utara.
Momentum peringatan satu tahun kepemimpinan tersebut juga ditandai dengan pemotongan kue secara simbolis oleh Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay bersama para tamu undangan. Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengatakan momentum ibadah syukur ini menjadi refleksi atas amanah yang diberikan masyarakat Sulawesi Utara kepada dirinya bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
“Sejak hari pertama kami dilantik, niat kami hanya satu, memberikan yang terbaik bagi Bumi Nyiur Melambai,” ujarnya.
Ia menegaskan, satu tahun kepemimpinan ini menjadi fondasi awal untuk mendorong pembangunan Sulawesi Utara yang lebih maju dan berkelanjutan.
Selama satu tahun terakhir, sejumlah indikator pembangunan di Sulawesi Utara menunjukkan perkembangan positif. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulut pada 2025 tercatat mencapai Rp204,75 triliun atas dasar harga berlaku, sementara atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp113,66 triliun.
Secara kumulatif, ekonomi Sulawesi Utara tumbuh 5,66 persen dibanding tahun sebelumnya. Sektor industri pengolahan mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 9,97 persen, sementara ekspor luar negeri meningkat hingga 28,42 persen.
Selain sektor ekonomi, pemerintah provinsi juga mendorong penguatan sektor pariwisata melalui berbagai langkah strategis, seperti revitalisasi objek wisata Bukit Kasih Kanonang, pembenahan Museum Negeri Sulawesi Utara, serta penguatan Festival Bunaken sebagai agenda pariwisata internasional.
Pemerintah provinsi juga membuka jalur penerbangan internasional langsung Manado - Incheon, Korea Selatan, serta rute Manado - Taipei yang mulai beroperasi pada Februari 2026 guna meningkatkan konektivitas dan kunjungan wisatawan mancanegara.
Di bidang pendidikan dan sumber daya manusia, Pemprov Sulut melakukan revitalisasi puluhan sekolah, menyalurkan ribuan beasiswa, serta memberangkatkan lulusan SMK dan mahasiswa untuk mengikuti program magang kerja di Jepang.
Sementara di sektor ketahanan pangan, pemerintah melaksanakan gerakan pangan murah di ratusan titik, panen raya di sejumlah daerah, serta menyiapkan sekitar 2.000 hektare lahan untuk pengembangan tanaman padi.
Yulius menegaskan seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Sulawesi Utara. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi yang selama ini menjadi kekuatan daerah.
“Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Nilai kebersamaan dan semangat mapalus harus terus kita jaga dalam membangun daerah ini,” katanya.
Ia menambahkan, perjalanan pemerintahan masih panjang dan berbagai tantangan ke depan harus dihadapi dengan kerja bersama demi mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....