Pemerhati Soroti Sinkhole Kamanga Dua

  • 28 Feb 2026 22:12 WIB
  •  Manado

Lubang misterius yang muncul di tengah permukiman padat penduduk Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, mulai menimbulkan dampak sosial berupa kecemasan dan ketakutan warga. Pemerhati sosial kemasyarakatan, Jefferson Wanni Wantah, mengatakan fenomena tersebut diduga terjadi akibat pergeseran tanah.

“Pergeseran tanah tersebut atau lebih dikenal dengan sinkhole, disebabkan adanya pergeseran air tanah dengan tingkat keasaman tanah yang tinggi,” ujar Wantah.

Menurutnya, jika fenomena alam ini tidak segera diantisipasi atau ditangani secara cepat, maka akan berdampak serius terhadap kehidupan sosial masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi lubang tersebut. Ia menjelaskan, sinkhole merupakan lubang atau cekungan yang tiba-tiba terbentuk di permukaan tanah akibat lapisan bawah tanah mengalami kolaps.

Kondisi ini umumnya terjadi di daerah dengan batuan yang mudah larut, seperti batu gamping, atau akibat erosi air yang berlangsung lama. Wantah menambahkan, penyebab umum sinkhole antara lain proses pelarutan batu kapur atau dolomit oleh air tanah yang membentuk rongga kecil di bawah permukaan. Ketika atap rongga melemah dan runtuh, terbentuklah lubang di permukaan tanah.

“Selain faktor alami, rembesan pipa, kebocoran air, sistem drainase yang mengalirkan tanah halus, beban berat bangunan atau kendaraan di atas tanah yang sudah lemah, serta penurunan muka air tanah juga dapat memicu terjadinya sinkhole,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah warga Desa Kamanga Dua berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Ibu Evie Mamesah Momongan dan Roy Tulungen, mantan Kepala Jaga (Pala), meminta pemerintah desa dan kecamatan segera melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten Minahasa maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Mereka berharap ada penanganan cepat dan maksimal guna mencegah risiko yang lebih besar serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi lubang misterius tersebut.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....