PKK - Kemendukbangga Perkuat TAMASYA untuk Fondasi Keluarga Sulut
- 26 Feb 2026 13:31 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Penguatan pembangunan keluarga terus didorong di Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh menuju visi Indonesia Emas 2045. Langkah ini dilakukan melalui sinergi antara Tim Penggerak PKK dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN di Manado, 25 sampai 26 Februari 2026..
Ketua TP-PKK Sulawesi Utara, Anik Yulius Selvanus, menekankan bahwa keluarga memegang peran sentral dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Keluarga adalah fondasi utama pembangunan. Jika keluarga kuat, maka pembangunan daerah juga akan kokoh. Karena itu, intervensi harus dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya saat menghadiri Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program Pembangunan Keluarga TAMASYA di Manado, Kamis, 26 Februari 2026.
Salah satu penguatan diarahkan pada Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang berfokus pada pembentukan pola asuh ramah anak dan responsif terhadap tumbuh kembang sejak usia dini. Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya pencegahan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan berbasis keluarga.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan keluarga perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, mencakup seluruh siklus kehidupan. Selain TAMASYA, program lain yang turut diperkuat antara lain Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), serta Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Utara, Jeanny Yola Winokan, menekankan pentingnya integrasi lintas sektor agar program pembangunan keluarga berjalan efektif di daerah.
“Sinergi lintas perangkat daerah dan pemanfaatan data kependudukan menjadi kunci agar setiap program tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.
Penguatan kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap koordinasi, melainkan diwujudkan dalam implementasi konkret di tingkat kabupaten dan kota. Dengan pendekatan terintegrasi, pembangunan keluarga di Sulawesi Utara diharapkan mampu memperkuat kualitas generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....