Lubang Misterius Resahkan Warga Kamanga Dua

  • 25 Feb 2026 16:34 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Warga Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, hampir setahun terakhir diliputi rasa cemas akibat munculnya lubang misterius di tengah permukiman padat penduduk. Lubang tersebut awalnya berdiameter kecil dan pertama kali diketahui saat hujan deras mengguyur wilayah itu. Warga sempat menganggapnya sebagai lubang biasa, sehingga dilakukan pengecoran untuk menutup permukaannya.

“Lubang misterius ini sudah lama. Awalnya kecil dan diketahui saat hujan deras. Karena dikira lubang biasa, maka dilakukan pengecoran untuk menutupnya,” ujar Evie Mamesah Momongan kepada RRI Manado.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Setelah hujan deras kembali turun, bagian yang telah dicor justru amblas ke dalam lubang. Diketahui, lokasi lubang berada di area saluran drainase desa.

Menurut Evie, hasil pengamatan secara kasat mata menunjukkan diameter bagian atas lubang mencapai sekitar 100 sentimeter dengan kedalaman sekitar dua hingga tiga meter. Di dalamnya terdapat rongga besar yang belum diketahui pasti luas dan radiusnya.

“Lubang tersebut memiliki rongga besar yang tidak diketahui seberapa luasnya,” tegasnya.

Keberadaan lubang misterius ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran akan potensi longsor atau amblesan susulan, tetapi juga berdampak pada kualitas air warga. Air sumur manual maupun sumur bor yang sebelumnya jernih kini berubah menjadi keruh menyerupai warna susu. Bahkan, beberapa sumur warga yang berada dekat lokasi lubang dilaporkan mengering.

Kondisi tersebut membuat warga berharap pemerintah desa dan pemerintah kecamatan segera turun tangan melakukan kajian serta penanganan serius.

“Kami berharap pemerintah desa Kamanga Dua dan pemerintah Kecamatan Tompaso proaktif mencarikan solusi agar masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi lubang bisa merasa tenang,” harap Evie.

Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah setempat untuk memastikan penyebab kemunculan lubang serta mencegah dampak yang lebih luas bagi keselamatan dan kebutuhan air bersih masyarakat.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....