BPBD Sulut: Minimnya Pemahaman Evakuasi Penyebab Tingginya Risiko Korban Bencana
- 24 Feb 2026 10:28 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah terus menggencarkan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat di Sulawesi Utara. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko korban saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Sulawesi Utara, Danny Repi, menyampaikan pengalaman lapangan terkait korban bencana. Ia menilai minimnya pemahaman evakuasi mandiri menjadi penyebab tingginya risiko korban.
"Pengalaman kami disetiap kejadian yang terjadi di indonesia atau di Sulawesi Utara ketika terjadi bencana terus adanya korban itu karena masyarakat sebenarnya tidak paham bagaimana cara evakuasi mandiri," ucap Danny Repi pada dialog RRI Senin, 23 Februari 2026.
Menurut dia, masyarakat sering tidak memahami perubahan kondisi meteorologi dan lingkungan sekitar. Kondisi tersebut memperbesar potensi dampak ketika bencana terjadi secara tiba-tiba.
"Kita tidak bisa melihat apa yang akan terjadi ketika kondisi cuaca ekstrim hujan dari hujan sedang hingga hujan lebat," katanya.
Ia menjelaskan bahwa ancaman bencana dapat terjadi dalam berbagai situasi cuaca. Banjir dan tanah longsor menjadi risiko yang perlu diwaspadai masyarakat.
"Karena dari pelajaran yang kami lakukan selama ini bahwa tidak ada suatu kondisi apapun yang lepas dari ancaman kejadian bencana seperti banjir dan tanah longsor," sebutnya.
Sebagai upaya pencegahan, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. Edukasi tersebut mencakup pengenalan lingkungan tempat tinggal dan pemahaman peringatan dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....