Pembinaan Musik Liturgi Diperkuat jelang Pesparani 2027 di Sulut
- 23 Feb 2026 10:59 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon - Pembinaan musik liturgi Gereja Katolik di Sulawesi Utara diperkuat sebagai bagian dari persiapan menuju Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional IV tahun 2027. Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop Pelatihan Kepemimpinan Kelompok Musik Liturgi dan Kerohanian Gereja Katolik yang digelar di Wale Mazani, Kota Tomohon, Sabtu, 21 Februari 2026.
Kegiatan ini menghadirkan akademisi, tokoh gereja, serta pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulut untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan kelompok koor dan kualitas pelayanan musik gerejani. Workshop juga menjadi ajang konsolidasi pembinaan kontingen Sulawesi Utara yang akan berlaga sekaligus menjadi tuan rumah Pesparani nasional.
Akademisi Petrus Perry Rumengan, dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemahaman fungsi musik liturgi dalam perayaan iman, sekaligus membedakannya dengan musik pastoral yang lebih luas dalam kehidupan umat.
“Musik liturgis memiliki fungsi ritual dalam perayaan iman, sedangkan musik pastoral lebih luas dalam pendampingan umat. Kolintang juga memiliki potensi masuk dalam cabang lomba Pesparani 2027,” ujarnya.
Pembinaan kelembagaan melalui LP3KD juga menjadi fokus kegiatan. Pastor Paulus Joseph Mentang selaku Pastor Moderator LP3KD Sulut menyebut keberadaan lembaga tersebut penting untuk menghidupkan partisipasi umat melalui pelayanan musik.
“LP3KD dan Pesparani memberi ruang pembinaan sehingga koor menjadi lebih aktif dan partisipasi umat dalam liturgi semakin hidup,” katanya.
Ketua Harian LP3KD Sulut Janny Kopalit menambahkan bahwa keberhasilan pembinaan membutuhkan kerja tim yang solid serta kolaborasi lintas kelompok pelayanan gereja. Ia juga memaparkan evaluasi pengalaman Pesparani sebelumnya sebagai pijakan perbaikan program pembinaan ke depan.
Sementara itu, narasumber Joudy Aray mengingatkan bahwa tujuan utama LP3KD adalah meningkatkan keterlibatan umat dalam liturgi di paroki, stasi, dan kelompok kategorial, sekaligus menyiapkan kader pelatih dan regenerasi tim pelayanan musik gereja.
Kesiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027 turut ditekankan dalam kegiatan tersebut. Pastor Paulus Joseph Mentang menyebut dukungan pemerintah daerah sudah tersedia dan pembinaan menjadi fondasi utama.
“Pembinaan adalah inti, sementara lomba dan juara merupakan buahnya. Kita harus sehati dan sepikiran tanpa menghalalkan segala cara untuk menang,” tegasnya.
Dukungan pemerintah daerah juga ditegaskan anggota DPRD Sulut Louis Schramm yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut target tiga sukses Pesparani 2027, yakni sukses penyelenggaraan, sukses pertanggungjawaban, dan sukses prestasi kontingen Sulawesi Utara.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Gubernur mendukung penuh kegiatan LP3KD dan Pesparani, termasuk dari sisi anggaran,” ujarnya.
Workshop ini menjadi momentum strategis memperkuat kepemimpinan kelompok musik liturgi, membangun soliditas tim pelayanan, serta menegaskan arah pembinaan berkelanjutan menuju Pesparani Nasional 2027 di Sulawesi Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....