Gangguan Kesehatan Indera ditemukan dalam CKG Sekolah di Manado
- 13 Feb 2026 16:16 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Puskesmas di Kota Manado melakukan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode jemput bola ke sekolah - sekolah dan instansi. Program ini bertujuan meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Kepala Puskesmas Tikala Baru, Roosaline I.M.A. Kawengian, mengatakan pelaksanaan CKG di sekolah telah dilakukan sejak Februari 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting karena banyak siswa tidak menyadari adanya masalah kesehatan.
“CKG ini kami lakukan dengan pemeriksaan fisik umum, pemeriksaan indera, hingga pemeriksaan laboratorium seperti gula darah dan anemia,” katanya kepada RRI, Kamis, 12 Februari 2026. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, ditemukan sejumlah masalah kesehatan pada siswa, terutama gangguan indera penglihatan dan pendengaran. Roosaline menyebutkan banyak siswa mengalami penurunan visus dan sumbatan kotoran telinga. "Kami menemukan gangguan visus, serumen obturans di telinga, dan bahkan kasus buta warna pada anak sekolah,” ujarnya. Menurutnya, temuan tersebut penting karena bisa memengaruhi kualitas belajar siswa.
Puskesmas juga menindaklanjuti hasil pemeriksaan dengan memberikan laporan ke sekolah dan orang tua siswa. Anak-anak yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit sesuai indikasi medis. "CKG tidak berhenti pada screening saja, tapi ada tindak lanjut bagi kasus yang perlu penanganan,” katanya.
Selain siswa, program CKG juga menyasar lansia dan masyarakat umum melalui posyandu dan kunjungan ke instansi. Penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes menjadi temuan dominan pada kelompok usia lanjut.
Pemerintah daerah berharap masyarakat semakin sadar memanfaatkan layanan CKG sebagai upaya pencegahan penyakit. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....