Umat Konghucu Manado Bersiap Sambut Imlek 2577

  • 12 Feb 2026 15:36 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Masyarakat Tionghoa umat Konghucu di Manado mulai mempersiapkan diri menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Imlek menjadi salah satu perayaan keagamaan dan budaya terbesar bagi komunitas Tionghoa di Sulawesi Utara, yang dikenal sebagai daerah dengan keragaman budaya dan toleransi tinggi.

Rohaniawan dan budayawan Tionghoa, Wenshi Sofyan Jimmy Yosadi, mengatakan Imlek merupakan perayaan keagamaan yang bersifat inklusif dan universal, tidak hanya dimaknai sebagai perayaan budaya semata. Menurutnya, umat telah memulai berbagai persiapan sejak sepekan sebelum hari raya.

“Kami sudah melakukan berbagai persiapan karena ini merupakan perintah agama, mulai dari sembahyang, kegiatan sosial, hingga membersihkan rumah,” katanya saat dihubungi RRI, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, rangkaian ibadah meliputi sembahyang leluhur di rumah, makan bersama keluarga, hingga kegiatan open house pada hari raya. Perayaan Imlek akan berlangsung selama 15 hari dan ditutup dengan Cap Go Meh, yang biasanya dirayakan dengan berbagai ritual dan kegiatan budaya.

Dalam perayaan Imlek tahun Kuda Api, umat juga diajak melakukan refleksi diri dan memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.“Perayaan ini bukan hanya suka cita, tapi juga refleksi untuk menjadi warga bangsa yang lebih baik,” ujarnya.

Jimmy menambahkan, doa-doa juga dipanjatkan untuk situasi sosial, keamanan, dan kerukunan masyarakat di Sulawesi Utara. Ia berharap momentum Imlek dapat memperkuat toleransi antarumat beragama di daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah paling plural di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....