Berry Bertrandus Nakhodai Porgasi Sulut: Tandai Kebangkitan Airsoft

  • 09 Feb 2026 16:48 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Persatuan Olahraga Airsoft Seluruh Indonesia (Porgasi) Sulawesi Utara (Suluf) resmi menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprov LB) sebagai langkah strategis membangkitkan kembali roda organisasi dan memantapkan pembinaan olahraga airsoft di Bumi Nyiur Melambai. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Gran Puri Manado, Jumat (6/2/2026).

Musprov LB menjadi momentum penting kebangkitan Porgasi Sulut setelah sempat vakum beberapa waktu. Melalui kepengurusan baru, Porgasi berkomitmen menjaring kembali para penggiat airsoft untuk bersatu, berlatih, dan bertransformasi menjadi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulut di tingkat nasional.

Ketua Porgasi Sulut terpilih, Berry Bertrandus menegaskan, bahwa airsoft kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang sah dan kompetitif. Ia menepis stigma negatif yang dulu melekat pada airsoft, sekaligus mengajak seluruh penggiat untuk bergerak di jalur yang benar.

“Kalau dulu airsoft sering dinilai miring, sekarang ketika kita berada di jalur yang tepat, para penggiat sudah bisa disebut atlet. Tujuan kami adalah menjaring seluruh penggiat airsoft untuk bergabung, berlatih bersama, dan membesarkan Porgasi, dengan target utama membawa nama harum Sulut di berbagai event lomba,” ujarnya.

Ia menambahkan, agenda terdekat yang menjadi fokus Porgasi Sulut adalah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) IX yang akan digelar di Sulawesi Tengah. Ajang ini dinilai sebagai panggung penting untuk menunjukkan kebangkitan airsoft Sulut di tingkat nasional.

Berry juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Porgasi Sulut telah terbentuk di sejumlah daerah. Namun seiring berjalannya waktu, aktivitas organisasi sempat terhenti. “Ini yang akan kami bangkitkan kembali, sekaligus melebarkan sayap ke kabupaten dan kota lainnya di Sulut,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB Porgasi, Siswandi menyambut positif pelaksanaan Musprov LB tersebut. Ia menilai konsolidasi organisasi menjadi kunci utama, agar para airsofter Sulut dapat segera mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional.

“Harapannya setelah musyawarah ini, teman-teman airsofter bisa segera mengondisikan kejuaraan dan pembinaan, karena tahun depan kita harus mengikuti Fornas tingkat nasional di Sulawesi Tengah. Sulut harus berangkat dengan kekuatan penuh,” kata Siswandi.

Menurutnya, dukungan dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sulut, serta kesiapan fisik dan mental para atlet menjadi faktor penting untuk bersaing dengan kontingen dari 38 provinsi di Indonesia.

Dukungan penuh juga disampaikan Sekretaris KORMI Sulut, Coutje Rumampuk. Ia menyebut kebangkitan kembali Porgasi sebagai kabar baik bagi dunia olahraga masyarakat di Sulut. “Kami sangat mensupport terbentuknya kembali Porgasi ini. Sudah lama tidak ada, dan sekarang bangkit lagi. Ini menambah satu inorga di bawah naungan KORMI Sulut,” ujarnya.

Coutje optimistis semangat kepengurusan baru akan membawa Porgasi Sulut lebih aktif dan kompetitif. Ia pun meminta pengurus segera mempersiapkan para penggiat agar mampu tampil maksimal di Fornas IX.

“Peserta nanti datang dari 38 provinsi. Karena itu, penggiat Porgasi Sulut harus dipersiapkan dengan baik agar bisa bertanding hebat dan membanggakan daerah,” pungkasnya.

(Anugrah Pandey)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....