Manoppo Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Lewat Adat Tulude
- 06 Feb 2026 22:34 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Boltim - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Boltim, Ny. Rosita Pobela, menghadiri Upacara Adat Tulude dan Ibadah Syukuran Tulude Kabupaten Boltim di Desa Jiko Bersatu.
Adat Tulude merupakan tradisi tahunan masyarakat Nusa Utara yang meliputi Sangihe, Talaud, dan Sitaro di Provinsi Sulawesi Utara. Upacara ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan-Nya sepanjang tahun yang telah dilalui, sekaligus menjadi momentum melepas tahun lama dan menyambut tahun baru dengan penuh harapan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan adat, dilanjutkan dengan penyerahan kue adat tamo kepada Bupati Boltim. Puncak acara ditandai dengan prosesi sakral pemotongan kue adat tamo oleh tokoh adat yang menjadi inti perayaan Tulude.
Dalam sambutannya, Manoppo menyampaikan bahwa pelaksanaan Adat Tulude di Boltim merupakan bukti nyata indahnya keberagaman budaya yang hidup dan berkembang di daerah tersebut.
“Hari ini merupakan hari yang istimewa, karena kita menyaksikan secara nyata betapa indahnya keberagaman budaya yang hidup dan tumbuh di daerah kita. Walaupun secara historis Adat Tulude berasal dari Nusa Utara, namun pada hari ini dan di tempat ini, Tulude telah menjadi bagian yang utuh dari kekayaan budaya masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” ujar bupati.
Ditegaskan, perbedaan suku, bahasa, dan latar belakang bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya khazanah budaya serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“Kita baru saja menyaksikan pemotongan kue tamo, yang secara simbolis merupakan inti paling sentral dan sakral dalam upacara adat Tulude. Kue tamo adalah pusat spiritualitas dalam perayaan ini, dan proses pemotongannya mengandung makna simbolis yang sangat dalam,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Oskar juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Boltim untuk menggelar perayaan Adat Tulude secara lebih besar dan meriah pada tahun 2027 mendatang.
Melalui momentum adat yang sarat nilai luhur ini, Bupati Oskar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga toleransi, persaudaraan, serta nilai-nilai kebersamaan yang selama ini telah terpelihara dengan baik di Kabupaten Boltim.
“Insya Allah ke depan, pada tahun 2027, acara Tulude ini akan diselenggarakan dan dipusatkan di kantor bupati. Kita akan buat lebih meriah dan besar agar seluruh masyarakat serta Aparatur Sipil Negara mengetahui dan mengenal Adat Tulude sebagai bagian dari budaya Nusa Utara yang hidup di Boltim,” tandasnya.
Diketahui, acara tersebut ditutup dengan penampilan tarian adat Ampa Wayer dan Masamper yang dibawakan oleh masyarakat bersama Bupati Boltim. Suasana berlangsung sangat meriah, penuh kehangatan, dan sarat kebersamaan, mencerminkan semangat persaudaraan serta keharmonisan antarwarga dalam bingkai keberagaman budaya yang hidup di Kabupaten Boltim.
(Anugrah Pandey)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....