BGN Pusat Tanggung Biaya Siswa Keracunan MBG Tomohon
- 06 Feb 2026 16:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon - Pemerintah Kota Tomohon menindaklanjuti dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa dengan menyerahkan laporan resmi ke Badan Gizi Nasional (BGN). Laporan tersebut diserahkan langsung Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Dalam pertemuan itu, Wawali Tomohon Sendy menyerahkan hasil laboratorium, daftar nama korban, serta rekomendasi penanganan atas kejadian luar biasa (KLB) MBG di Kota Tomohon. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan penanganan kasus berjalan transparan dan menyeluruh.
Kepala BGN Dadan Hindayana merespons laporan tersebut dengan menyatakan kesediaan pemerintah pusat menanggung seluruh biaya perawatan siswa. “BGN akan mengganti biaya perawatan seluruh siswa yang terdampak,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari pernyataan Wawali Tomohon Sendy dalam unggahannya.
Sebanyak 181 siswa dilaporkan menjalani perawatan medis yang tersebar di tiga rumah sakit di Kota Tomohon. Data korban telah diverifikasi dan disampaikan lengkap kepada BGN sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan.
Selain kompensasi biaya perawatan, BGN juga akan melakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat. Dadan menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir dapur MBG yang bekerja tidak sesuai standar.
BGN juga memastikan akan mengirim Tim Investigasi dari Jakarta untuk menelusuri penyebab kejadian tersebut. Tim ini akan fokus pada SPPG yang dinilai bermasalah, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan.
Pemerintah Kota Tomohon menyatakan komitmen untuk memperketat pengawasan pelaksanaan MBG di daerah. Wawali Sendy berharap evaluasi ini dapat mendorong perbaikan sistem serta penambahan SPPG yang memenuhi standar agar pelayanan gizi bagi masyarakat berjalan aman dan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....