Pemkab Minahasa Lepas 23 Praja IPDN

  • 04 Feb 2026 07:13 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah Kabupaten Minahasa resmi melepas 23 Praja Muda Angkatan XXXV Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara, usai menuntaskan Program Magang II. Kegiatan penutupan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda Watania, di Ruang Sidang Kantor Bupati pada Selasa, 3 Februari 2026.

Sekda Lynda Watania, yang mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey, menyampaikan bahwa magang merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan kompetensi calon aparatur sipil negara. Melalui praktik lapangan, para praja diharapkan mampu mengaitkan teori akademik dengan realitas pelayanan publik di tengah masyarakat.

“Magang ini menjadi ruang pembelajaran untuk membandingkan antara teori dan implementasi. Di lapangan, pelayanan publik tidak hanya soal standar operasional prosedur, tetapi juga bagaimana menghadapi dinamika masyarakat yang beragam,” ujar Lynda Watania.

Selama 30 hari, terhitung sejak 5 Januari 2026, para praja ditempatkan di empat kecamatan untuk mengawal 11 program strategis daerah. Salah satu fokus utama yakni percepatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui pelayanan jemput bola bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa.

Lynda Watania yang pernah menjabat Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Utara menegaskan, data kependudukan merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan publik. Ketidakakuratan data, kata dia, berpotensi menimbulkan inefisiensi anggaran di berbagai sektor.

“Indonesia adalah negara besar dengan anggaran terbatas. Jika data kependudukan tidak akurat, akan terjadi pemborosan pada sektor kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial. Di sinilah peran penting kalian untuk memastikan pelayanan yang profesional dan tertib,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara Arnold Poli mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa, khususnya dalam penyediaan fasilitas teknis dan orang tua asuh bagi praja selama magang.

“Kami berterima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemkab Minahasa yang telah menerima dan membimbing praja. Pengalaman praktik di Minahasa, terutama di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, menjadi bekal penting karena merupakan program unggulan kampus kami,” ungkap Arnold.

Perwakilan praja, Ariani Puspitasari asal Yogyakarta, mengaku mendapatkan banyak pembelajaran selama menjalani magang di Minahasa, terutama dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami belajar bahwa integritas dan empati adalah kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik,” ujarnya.

Acara penarikan praja turut dihadiri Koordinator Akademik dan Kerja Sama IPDN Kampus Sulawesi Utara Renny Taniowas, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan kembali para praja secara resmi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa kepada pihak IPDN Kampus Sulawesi Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....