Awal Tahun, Kunjungan Pasien RS Budi Setia Meningkat

  • 25 Jan 2026 14:13 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Budi Setia Langowan mengalami peningkatan signifikan setiap awal tahun. Lonjakan ini dipicu oleh banyaknya masyarakat yang menunda berobat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Direktur RS Budi Setia Langowan, dr. James Komaling, M.Kes., mengatakan tren peningkatan kunjungan tersebut kembali terjadi pada Januari 2026. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

“Jumlah kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap meningkat sekitar 30 hingga 40 persen,” ujar Komaling. Kondisi ini membuat pihak rumah sakit harus memaksimalkan pelayanan meski antrean pasien cukup panjang.

Menurutnya, manajemen rumah sakit telah melakukan penyesuaian dengan memprioritaskan sejumlah pos pelayanan. Fokus utama diberikan kepada pasien lansia, anak-anak, balita, serta pasien dengan kondisi gawat darurat.

“Kami utamakan pelayanan bagi lansia, anak kecil, balita, dan pasien emergency agar mendapatkan penanganan lebih cepat,” katanya.

Komaling juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan guna menekan lonjakan pasien. Ia menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit.

“Jaga kesehatan, konsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga. Itu sudah sangat membantu kami agar tidak terjadi pembludakan pasien,” harapnya.

Selain peningkatan layanan, RS Budi Setia Langowan juga berencana menambah fasilitas medis pada 2026. Pada Februari mendatang, rumah sakit tersebut akan menghadirkan satu unit alat laser mata.

“Alat laser mata ini berfungsi untuk membersihkan lensa mata katarak pascaoperasi, biasanya setelah satu hingga tiga tahun,” jelas Komaling. Ia menambahkan, alat tersebut masih sangat terbatas di Sulawesi Utara dan menjadi satu-satunya yang tersedia di Kabupaten Minahasa.

Tak hanya itu, manajemen RS Budi Setia Langowan juga berencana menambah satu dokter spesialis jantung. Dengan penambahan tersebut, rumah sakit akan memiliki dua dokter spesialis penyakit jantung pada 2026.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....