Tumpukan Sampah Sempitkan Akses Jalan Pasar Langowan

  • 21 Jan 2026 13:07 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Tumpukan sampah yang kian meningkat serta rendahnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya berdampak pada penyempitan akses jalan di sebelah barat Pasar Tradisional Langowan, Kabupaten Minahasa. Kondisi ini terjadi pada ruas jalan menuju pintu masuk Desa Karumenga, Kecamatan Langowan Utara, dan dinilai berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Hukum Tua Desa Karumenga, Kecamatan Langowan Utara, Joudy Sumilat, kepada RRI Manado di lokasi tumpukan sampah menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat. Menurutnya, penumpukan sampah yang menyebabkan sempitnya akses jalan utama harus segera diatasi agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Joudy Sumilat menambahkan, untuk mencegah bertambahnya volume sampah, diperlukan kerja sama lintas sektor. Ia menekankan keterlibatan dinas terkait, TNI-Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa dalam penanganan masalah tersebut.

Lebih lanjut, Joudy mengungkapkan bahwa warga yang tinggal di kompleks Pasar Tradisional Langowan bagian barat telah beberapa kali memergoki dan menegur oknum pembuang sampah sembarangan. Bahkan, aksi tersebut sempat diviralkan melalui media sosial, namun belum menimbulkan efek jera.

Sementara itu, Camat Langowan Timur, Ruland Jeffry Massie, SE, saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan pihaknya telah berulang kali berkoordinasi dengan dinas terkait terkait penumpukan sampah rumah tangga di kawasan tersebut. Namun, upaya yang dilakukan hingga kini belum memberikan hasil maksimal.

Ruland Jeffry Massie juga menyampaikan bahwa dalam setiap kegiatan pemerintahan kecamatan di desa-desa, pihaknya secara rutin mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Hal senada disampaikan Hukum Tua Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, Tatty Femmy Pangkey. Ia menilai penyempitan akses jalan menuju Desa Karumenga Langowan Utara tidak hanya disebabkan oleh tumpukan sampah, tetapi juga adanya pagar seng milik warga yang dibangun terlalu dekat dengan badan jalan, sehingga memperparah kondisi dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....