Pembangunan SMA Taruna Nusantara Langowan Dikebut Tuntas

  • 20 Des 2025 13:12 WIB
  •  Manado

KBRN, Minahasa: Pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara di Langowan, Kabupaten Minahasa, terus dikebut demi mengejar target penyelesaian sesuai kontrak kerja yang berakhir pada Januari 2026. Proyek strategis ini tetap berjalan meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang.

Project Manager pembangunan SMA Taruna Nusantara Langowan, Ir. Wolter Piri, mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Walaupun saat ini kami dihadapkan dengan kondisi cuaca ekstrem hujan dan angin, pekerjaan tetap kami maksimalkan agar target penyelesaian sesuai kontrak bisa tercapai,” ujar Wolter Piri kepada RRI Manado di lokasi basecamp proyek, Jumat (20/12/2025).

Selain faktor cuaca, pihak pengembang juga menghadapi kendala keterbatasan material krusial, khususnya beton, yang saat ini cukup sulit diperoleh. Namun demikian, upaya maksimal terus dilakukan agar progres pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.

Wolter menegaskan, seluruh pekerjaan akan diselesaikan dengan optimal hingga masa kontrak berakhir. “Kami akan menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai nilai kontrak. Jika nantinya ada tambahan waktu, hal tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawab pihak kami,” tegasnya.

Adapun sejumlah fasilitas yang telah rampung dibangun antara lain Graha Putera, Graha Puteri, perumahan pamong, laboratorium sekolah, serta dapur. Ia juga menambahkan, penyelesaian sarana dan prasarana pendukung seperti jalan dan drainase di kawasan sekolah akan segera dituntaskan.

“Untuk jaringan listrik dan penataan landscape kawasan saat ini masih sementara dilaksanakan dan akan dirampungkan dalam waktu dekat,” katanya, didampingi tenaga ahli, Aldi Pongantung.

Sebagai informasi, pembangunan SMA Taruna Nusantara Langowan melibatkan sekitar 650 tenaga kerja, baik dari Sulawesi Utara maupun dari Pulau Jawa. Proyek ini dikerjakan oleh PT Naura Dinamika Nusantara dan PT Trikarsa Adi Guna, KSO, dengan konsultan pengawas PT Biro Arsitek dan Insinyur Sangkuruang.

(Jeff Assa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....