Idul Fitri di Sulut: Kebersamaan Gubernur dan Warga Jadi Simbol Harmoni

  • 21 Mar 2026 08:36 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • Gubernur Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay menghadiri pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapangan Sparta Tikala, Manado.
  • Gubernur mengajak umat Muslim menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat iman, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  • Momen salat ied hingga bersalaman bersama jemaah mencerminkan nilai “Torang Samua Basudara” sebagai fondasi persatuan menuju Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera.

RRI.CO.ID, Manado - Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapangan Sparta Tikala, Manado pada Sabtu, 21 Maret 2026. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay, hadir langsung dan berbaur dengan jemaah yang sejak pagi telah memadati lapangan untuk menunaikan salat ied. Kehadiran pimpinan daerah tersebut disambut hangat, mencerminkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat di momen hari raya.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Sulawesi Utara. Ia menekankan makna hari kemenangan sebagai momentum memperkuat iman dan mempererat kebersamaan.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus

“Pada pagi yang cerah ini, di hari kemenangan, saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pribadi dan keluarga mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga ke depan kita semua semakin dikuatkan iman dalam menjalani kehidupan, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya.

Lebih dari sekadar seremoni, perayaan Idul Fitri di ruang terbuka ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan harmoni di Bumi Nyiur Melambai. Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta mempererat tali silaturahmi. Menurutnya, semangat “Torang Samua Basudara” harus terus dijaga sebagai fondasi dalam membangun Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Gubernur Yulius tetap berada di lokasi hingga rangkaian ibadah salat ied selesai. Ia turut mengikuti khotbah yang disampaikan oleh H. Djafar Alkatiri, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Sulawesi Utara. Kebersamaan semakin terasa saat Gubernur dan rombongan berbaur dengan jemaah, saling bersalaman dan bermaaf-maafan.

Momen ini menjadi penegas bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang mempererat hubungan kemanusiaan dalam bingkai persaudaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....