Alfrets Temui Andrei, Awali Kepemimpinan PTMSI Sulut dengan Kebersamaan

  • 09 Agt 2026 13:20 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Tomohon – Usai terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2025-2030 melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) di Aula Kantor KONI Sulut, Alfrets Steven Rumawas langsung bergerak membangun sinergi dengan seluruh elemen olahraga tenis meja di daerah.

Langkah awal yang dilakukan pemilik PTM Harmony tersebut adalah bersilaturahmi dengan mantan Ketum Pengprov PTMSI Sulut periode 2021-2025, Andrei Angouw, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Manado.

Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) itu turut didampingi sejumlah pengurus dan perwakilan Pengurus Besar (PB) PTMSI yang sebelumnya memandu jalannya Musprovlub. Mereka antara lain Rudalof A. Pattiasina, Danny Rotinsulu yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal PB PTMSI, Mansyur Lakoro selaku Ketua Komisi Wasit PB PTMSI sekaligus Ketua Panitia Musprovlub, serta Jefri Inaku yang merupakan Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Silaturahmi tersebut juga diwarnai pertandingan persahabatan tenis meja antara Andrei Angouw dan Alfrets Rumawas. Laga persahabatan itu dipandu wasit nasional Mansyur Lakoro dan disaksikan para pelaku olahraga tenis meja Sulut, serta jajaran petinggi PB PTMSI yang hadir.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Gembala Chress Rorong yang menjadi salah satu fasilitator pertemuan antara mantan dan Ketum PTMSI Sulut hasil Musprovlub. Kehadirannya menambah hangat suasana pertemuan yang sarat nuansa persaudaraan dan kebersamaan.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa seluruh insan tenis meja Sulut tetap mengedepankan persatuan. Kehangatan yang terjalin antara Andrei Angouw dan Alfrets Rumawas dinilai mampu menepis berbagai rumor yang sempat beredar menjelang pelaksanaan Musprovlub, termasuk isu adanya penolakan dari kubu mantan ketua terhadap pencalonan Alfrets.

Sebelumnya, Alfrets mengaku tidak memiliki ambisi untuk memimpin PTMSI Sulut. Namun, dorongan kuat dari pengurus kabupaten/kota pemilik hak suara, pelatih, mantan atlet, atlet, serta komunitas tenis meja Sulut membuat dirinya bersedia maju dan akhirnya terpilih sebagai ketum.

Ke depan, Alfrets berharap seluruh pemangku kepentingan olahraga tenis meja di Sulut, mulai dari pengurus PTMSI, PB PTMSI yang berasal dari Sulut, pemerintah daerah, hingga KONI Sulut, dapat bersinergi dalam pembinaan atlet.

“Dukungan dan kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan prestasi tenis meja Sulut, termasuk melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujar Ko Alfrets sapaan akrabnya.

(Anugrah Pandey)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....