Sasana Tinju Sario Boxing Camp Konsisten Mengukir Prestasi
- 16 Jun 2026 14:46 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Berawal dari kecintaan terhadap olahraga tinju dan keinginan membina generasi muda berbakat, sejumlah mantan atlet tinju nasional mendirikan Sasana Sario Boxing Camp (SBC) di Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado. Sasana yang berdiri pada 15 Juni 2016 itu digagas oleh sejumlah tokoh tinju Sulawesi Utara, di antaranya Bonix Saweho, Maikel Lukas, Patrik Timbowo, Yohanes Paduli, Fernando Silangin, Arger Mocodompis, dan Ronald Saweho.
Dukungan juga datang dari mantan Kapolres Manado, Brigjen Pol. Hisar Siallagan, S.I.K., yang menjadi pembina pertama sasana tersebut. Pada awal berdirinya, SBC menggunakan Hall A lantai dua Gedung KONI Sario sebagai tempat latihan.
Kondisi gedung yang saat itu kurang memadai, termasuk fasilitas listrik yang terbatas, tidak menyurutkan semangat para pendiri untuk membangun wadah pembinaan atlet tinju usia dini. Pelatih SBC, Patrik Timbowo, mengungkapkan bahwa sasana tersebut lahir dari tekad kuat untuk menyediakan tempat latihan yang layak sekaligus membangun fondasi pembinaan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan segala keterbatasan yang ada saat itu, kami tetap berkomitmen memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki bakat di dunia tinju. Tujuannya jelas, menciptakan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ujarnya.
Menurut Patrik, selama hampir satu dekade perjalanan SBC, banyak sasana dan pelatih yang hadir silih berganti. Namun, SBC tetap bertahan dan berkembang berkat semangat kekeluargaan yang kuat serta nilai-nilai kebersamaan yang terus dijaga.
“Siapa pun yang pernah bergabung di SBC pasti merasakan suasana kekeluargaan yang erat. Kami selalu mengedepankan kebersamaan dan mengandalkan penyertaan Tuhan dalam setiap proses pembinaan,” katanya.
Sementara itu, pelatih Maikel Lukas menjelaskan bahwa SBC lahir dari semangat para pelatih muda penerus tradisi tinju di Sario yang didukung oleh pembina dan pengurus yang solid. Komitmen bersama dalam pembinaan prestasi menjadi salah satu kunci keberhasilan sasana tersebut.
Di bawah kepemimpinan Bonix Saweho yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, SBC terus menanamkan nilai disiplin, kerja keras, dan keyakinan bahwa penyertaan Tuhan menjadi dasar utama dalam meraih kesuksesan.
Hasilnya, SBC berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Sasana ini tercatat meraih sembilan kali gelar juara umum pada berbagai kejuaraan tinju di Sulawesi Utara. Selain itu, sejumlah atlet binaannya turut berkontribusi dalam ajang nasional dan internasional, termasuk pada PON Papua 2021, PON Aceh-Sumatera Utara 2024, hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia pada kejuaraan tingkat Asia tahun 2025 dengan raihan satu medali emas dan dua medali perunggu.
Meski demikian, Maikel menegaskan bahwa seluruh pencapaian tersebut tidak diraih dengan mudah. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, pengorbanan, serta komitmen yang kuat dari atlet, pelatih, dan seluruh pengurus dalam membangun prestasi tinju Sulawesi Utara.
Memasuki usia ke-10 tahun, Sario Boxing Camp bertekad untuk terus konsisten dalam melakukan pembinaan atlet sejak usia dini. Sasana ini berharap dapat terus melahirkan petinju-petinju berbakat yang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi olahraga tinju Sulawesi Utara di masa mendatang.
“Harapan kami, SBC tetap menjadi rumah bagi para atlet muda yang ingin berkembang dan berprestasi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami yakin prestasi tinju Sulawesi Utara tidak akan pernah padam,” tutup Maikel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....