Pramuka Sulut Ikut Jambore Nasional 2026 di Cibubur

  • 14 Agt 2026 08:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 berlangsung istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan Jambore Nasional ke-12 yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara, Kak Grevo Gerung mengatakan, Jambore Nasional 2026 berlangsung mulai 12 hingga 21 Agustus 2026 dan diikuti sekitar 20 ribu anggota Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia.

“Setiap lima tahun Gerakan Pramuka menyelenggarakan Jambore Nasional. Tahun ini dihadiri hampir 20 ribu anggota Pramuka Penggalang yang telah melalui proses seleksi dari kwartir cabang masing-masing,” kata Kak Grevo saat diwawancara live by phone di Pro 1 RRI Manado, Jumat 14 Agustus 2026.

Menurutnya, Jambore Nasional tahun ini mengangkat tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Tema tersebut sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional.

Untuk Sulawesi Utara, kata Grevo, kontingen yang mengikuti Jambore Nasional berjumlah sekitar 350 orang. Terdiri dari sekitar 230 peserta Pramuka Penggalang yang berasal dari sejumlah kwartir cabang di Sulawesi Utara, serta pembina pendamping dan official.

Grevo menjelaskan, kontingen Sulawesi Utara tidak ditempatkan dalam satu lokasi karena luasnya area perkemahan. Setiap kontingen tersebar di sejumlah titik dengan jarak antar lokasi bisa mencapai satu hingga dua kilometer.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Gubernur Sulawesi Utara, yang memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen Sulut dalam Jambore Nasional 2026.

Para peserta dari Sulawesi Utara bahkan telah tiba di Cibubur sejak 9 Agustus untuk melakukan berbagai persiapan, termasuk mendirikan tenda dan membuat pagar perkemahan. Selama kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan cinta alam, pertunjukan budaya, hingga keterampilan dasar kepramukaan.

Sementara itu, terkait momentum Hari Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus, Grevo mengajak generasi muda di Sulawesi Utara untuk terus aktif dalam Gerakan Pramuka.

Ia menilai Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda karena proses kaderisasinya berlangsung sejak usia sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Gerakan Pramuka adalah organisasi kader yang melakukan proses kaderisasi mulai dari SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi. Kita berharap kaderisasi ini berjalan dengan baik sehingga menghasilkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 yang benar-benar terbentuk sejak dini,” katanya.

Grevo menambahkan, nilai-nilai yang diajarkan melalui Dasa Dharma Pramuka menjadi fondasi penting dalam membentuk moralitas, wawasan kebangsaan, serta jiwa kepemimpinan generasi muda.

“Sejak usia Siaga, mereka sudah diajarkan dasar-dasar Dasa Dharma. Di dalamnya ada hal penting tentang moralitas, wawasan kebangsaan dan bagaimana menjadi pemimpin,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....