Basarnas Sulut Berhasil Selamatkan MT Poka Jo yang Mati Mesin di Perairan Siau
- 29 Jul 2026 22:03 WIB
- Manado
RRI.co.id, Manado : Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas Sulawesi Utara) melaksanakan tindak awal Operasi SAR terhadap kapal tanker MT Poka Jo yang mengalami mati mesin dan berada dalam posisi miring di perairan sekitar 10 mil dari Tahuna menuju Siau, Sulawesi Utara.
Informasi kejadian diterima Basarnas pada pukul 09.29 WITA dari pihak agen kapal. Berdasarkan laporan awal, MT Poka Jo yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) mengalami gangguan sehingga kapal berada dalam kondisi miring di perairan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Kapal dengan GT 731 tersebut dinakhodai Yan Lusxy Jacobus dengan tanda panggilan YDDG2 dan mengangkut 12 orang awak kapal (ABK).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Sulut segera mengerahkan unsur Pos SAR Tahuna untuk melakukan koordinasi dengan KSOP Tahuna sekaligus melaksanakan tindak awal operasi SAR. Tim Rescue Pos SAR Tahuna bersama unsur Potensi SAR kemudian bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KM Santa Veronika.
Di saat yang bersamaan, KM Keiyo 02 juga bergerak dari Pelabuhan Siau menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR. Berdasarkan perkembangan terakhir, MT Poka Jo beserta seluruh awak kapal telah berhasil dievakuasi dan akan ditarik menuju Pelabuhan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Seluruh 12 ABK dilaporkan dalam keadaan selamat.
Operasi penanganan melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Pos SAR Tahuna, KSOP Tahuna, KSOP Bitung, Distrik Navigasi Bitung, Lanal Tahuna, serta kru KM Santa Veronika dengan dukungan sarana berupa kendaraan rescue, kapal, peralatan komunikasi, navigasi, medis, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Basarnas Sulut terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan proses evakuasi kapal berlangsung aman hingga tiba di pelabuhan tujuan. Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang S.ip.,M.A.P., juga mengimbau seluruh operator kapal dan pelaku pelayaran agar selalu memperhatikan kondisi kapal, cuaca, serta segera melaporkan setiap kondisi darurat kepada Basarnas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....