Launching Ekspor Perdana Produk Olahan Kelapa dari RPB menuju Guangzhou China
- 28 Apr 2026 20:36 WIB
- Manado
RRI.co.id, Minsel : Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan Launching Ekspor Perdana Produk Olahan Kelapa dari Rumah Produksi Bersama (RPB) menuju Guangzhou, China. Produk yang diekspor tersebut meliputi coco fiber, husk chip, dan peat block. Kegiatan ini dipusatkan di lokasi Rumah Produksi Bersama, Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat.
Ekspor perdana produk olahan kelapa dari Rumah Produksi Bersama (RPB) sebanyak 2 (dua) kontainer ini menjadi bukti bahwa produk unggulan Minahasa Selatan memiliki daya saing di pasar internasional.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara koperasi pengelola, masyarakat, serta dukungan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Johanes Victor Mailangkay, S.H., M.H., disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pengembangan Rumah Produksi Bersama Desa Kapitu, mulai dari pemerintah daerah, pendamping industri, hingga masyarakat desa.
Keberhasilan ekspor produk olahan kelapa ke pasar internasional dinilai sebagai bukti nyata dari sinergi, kerja keras, dan dedikasi bersama.
Momentum ekspor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses ke pasar global lainnya sekaligus mendorong inovasi produk turunan kelapa yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Melalui kolaborasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi, diharapkan produk unggulan Sulawesi Utara semakin dikenal di pasar internasional dan mampu memperkuat kemandirian ekonomi daerah di masa depan.
Pengembangan Rumah Produksi Bersama didukung oleh kebijakan pemerintah melalui Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2023, serta bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Dukungan tersebut didasarkan pada besarnya potensi pertanian dan perkebunan kelapa di Minahasa Selatan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah dan kapasitas produksi petani.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga memfasilitasi operasional Rumah Produksi Bersama melalui dukungan infrastruktur dan pembiayaan pendukung.
Ke depan, pemerintah mendorong keterlibatan aktif BUMDes sebagai pemasok bahan baku kelapa guna menciptakan rantai pasok yang terintegrasi, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....