Bapanas Jaga Stok Kedelai Tetap Aman di tengah Konflik Global
- 19 Apr 2026 09:48 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok dan harga kedelai nasional tetap terjaga meski kondisi geopolitik global sedang memanas. Koordinasi ketat dilakukan bersama para pelaku usaha agar harga di tingkat pengrajin tahu dan tempe tidak melonjak melampaui Harga Acuan Pembelian (HAP).
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengungkapkan bahwa harga kedelai saat ini masih berada di batas aman, yakni di kisaran Rp11.000 per kilogram untuk wilayah Jawa dan Bali. Angka ini masih di bawah HAP yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp12.000.
"Kami sudah melakukan langkah antisipasi melalui rapat koordinasi dengan para importir. Saat ini harga kedelai relatif baik," ujar Ketut, sebagaimanad ikutip dari laman resmi Bapanas, Jumat, 17 April 2026.
Untuk mencegah lonjakan harga yang mendadak, Bapanas kini mewajibkan seluruh importir melaporkan setiap rencana perubahan harga sebelum diterapkan ke pasar. Transparansi ini dianggap penting untuk menjaga kelancaran distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.
Terkait laporan harga di wilayah Aceh yang masih menyentuh angka Rp12.000, Bapanas berjanji akan segera mengusut rantai distribusinya.
"Kami akan kumpulkan distributor dan importir wilayah Aceh untuk memastikan distribusi berjalan efisien," kata Ketut.
Guna memutus ketergantungan pada pasar global, pemerintah melalui Kementerian Pertanian kini terus memacu produksi kedelai lokal. Program penyediaan lahan dan benih unggul terus digarap sebagai solusi jangka panjang agar ketahanan pangan nasional tetap kokoh di tengah dinamika dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....