Peminat Nikah usai Lebaran Melonjak,Kemenag Jamin Layanan KUA Prima meski WFH
- 25 Mar 2026 18:40 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Tren pernikahan di bulan Syawal terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Data Kementerian Agama mencatat sebanyak 667.000 pasangan melangsungkan pernikahan pada periode tersebut sepanjang tahun 2023 hingga 2025.
Merespons animo yang tinggi ini, Kemenag memastikan layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan normal. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang tengah berlaku dipastikan tidak akan menghambat urusan administratif masyarakat.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama. Ia menjamin masyarakat tetap bisa mengakses layanan keagamaan secara lancar di seluruh Indonesia.
“Kami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, terutama layanan yang bersifat langsung seperti pencatatan pernikahan,” ujar Thobib, Rabu, 25 Maret 2026.
Untuk menjaga konsistensi layanan, Kemenag telah mengatur pola jam kerja yang mengombinasikan kehadiran fisik dan sistem digital. Petugas di lapangan tetap disiagakan secara bergiliran agar kebutuhan tatap muka masyarakat selalu terpenuhi.
"Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan masyarakat tetap terlayani dengan baik," kata Thobib, menambahkan.
Selain layanan fisik, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan sistem digital melalui laman resmi Simkah. Inovasi ini memungkinkan pendaftaran nikah dilakukan secara daring untuk mempermudah akses tanpa harus mengantre di kantor.
Thobib mengimbau agar calon pengantin tidak perlu merasa khawatir terkait proses administrasi pernikahan mereka. Seluruh jajaran KUA tetap berkomitmen menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan bagi setiap warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....