SPHP Beras 2025 Diperpanjang Hingga Akhir Februari 2026
- 06 Feb 2026 16:40 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah memastikan stabilisasi harga beras tetap berjalan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idul Fitri. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperpanjang program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras hingga akhir Februari 2026.
Perpanjangan ini dilakukan seiring ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah yang dinilai masih sangat kuat. Program SPHP yang berlanjut di awal 2026 merupakan kelanjutan dari penugasan tahun sebelumnya melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran.
Direktur SPHP Bapanas Maino Dwi Hartono menyampaikan, intervensi pasar perlu terus dilakukan untuk menahan kenaikan harga di tingkat konsumen. “Stok CBP saat ini sangat memadai sehingga bisa dimanfaatkan untuk menekan harga beras,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Badan Pangan Nasional, Rabu, 5 Februari 2026.
Ia menambahkan, perpanjangan program diharapkan dimaksimalkan oleh Perum Bulog bersama pemerintah daerah. Penyaluran beras SPHP didorong melalui berbagai kanal seperti Gerakan Pangan Murah, pasar rakyat, koperasi, hingga ritel modern.
Hingga akhir Januari 2026, realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai lebih dari 900 ribu ton. Penyaluran tersebut masih merupakan bagian dari target tahun 2025 sembari menunggu penugasan penuh program SPHP tahun anggaran 2026.
Sementara itu, pelaksanaan SPHP beras 2026 telah memperoleh persetujuan Anggaran Belanja Tambahan dari Kementerian Keuangan. Namun, proses administrasi internal masih berjalan sehingga program reguler tahun 2026 diperkirakan mulai efektif pada Maret mendatang.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga pasokan beras di pasar. “Penyaluran SPHP terus kami optimalkan untuk menjaga kesinambungan pasokan di pasar tradisional dan ritel,” katanya.
Program SPHP beras juga dinilai berkontribusi terhadap pengendalian inflasi. Pada Januari 2026, inflasi beras tercatat berada di level terendah dalam tiga tahun terakhir menjelang Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....