Kemdiktisaintek Dorong Musik Kolintang Berkualitas
- 11 Jan 2026 19:05 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Upaya memperkuat pelestarian Kolintang sebagai warisan budaya takbenda Indonesia terus didorong pemerintah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menerima audiensi Persatuan Insan Kolintang Nasional (Pinkan) untuk membahas standardisasi dan sertifikasi kompetensi pelatih Kolintang, Rabu (7/1/2026).
Kolintang merupakan musik tradisional khas Sulawesi Utara, khususnya dari wilayah Minahasa, yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Pengakuan ini mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia, terutama pelatih Kolintang, melalui sistem pendidikan dan sertifikasi yang terstruktur.
Dalam audiensi tersebut, Pinkan menyampaikan aspirasi para pelatih Kolintang yang menjadikan kepelatihan sebagai profesi, namun belum memiliki mekanisme uji kompetensi dan lisensi yang berlaku secara nasional.
Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menegaskan pentingnya standar kompetensi pengajar seni. “Penguatan kompetensi pengajar merupakan bagian penting dalam ekosistem pendidikan dan perlu menjadi rujukan nasional,” ujarnya.
Menurut Togar, sertifikasi pelatih Kolintang dapat diintegrasikan melalui skema Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “Skema kompetensi sudah ada, tantangannya bagaimana diterapkan lebih spesifik untuk musik tradisional,” katanya.
Ketua Umum DPP Pinkan, Penny Iriana Marsetio, menilai pengakuan UNESCO membawa tanggung jawab besar bagi para pelatih Kolintang. “Pengakuan ini membahagiakan, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus mewartakan bahwa Kolintang berasal dari Indonesia,” ujarnya.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah dan komunitas Kolintang dalam memastikan keberlanjutan musik tradisional Sulawesi Utara melalui jalur pendidikan tinggi, sertifikasi profesi, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....