107,6 Ton Beras CPP Dibagi untuk Korban Banjir

  • 04 Des 2025 09:12 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Sebanyak 107,6 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) disalurkan kepada warga Aceh Singkil yang terdampak banjir sejak akhir November. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan sedikitnya 30.750 jiwa atau lebih dari tujuh ribu keluarga yang mengalami kesulitan akses akibat banjir dan longsor.

Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui Bulog dan pemerintah daerah. Sebanyak 50 ton beras lebih dulu tiba pada 1 Desember, disusul 10 ton lainnya yang sedang dalam proses penjemputan. Sementara 47,6 ton berikutnya sedang dikirim dari gudang Bulog. Seluruh bantuan ditargetkan mencukupi kebutuhan warga hingga masa tanggap darurat berakhir pada 9 Desember.

Bagi masyarakat yang terisolasi banjir, bantuan ini menjadi penopang utama. Pj. Keuchik Kampung Sianjo Anjo Meriah, Sugeng Hariadi, mengatakan warganya sangat terbantu karena akses jalan sempat terputus.

“Selama banjir, warga sulit mendapatkan bahan pangan. Kehadiran beras bantuan ini sangat kami rasakan manfaatnya,” ujarnya.

Warga lainnya, Rabini, mengakui bantuan tersebut meringankan beban keluarganya. Ia berharap distribusi terus berjalan lancar sampai seluruh desa terdampak mendapatkan kebutuhan pokok.

Distribusi dilakukan sejak dini hari Senin (1/12/2025), dimulai dari wilayah Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. Tim Bapanas, Bulog Subulussalam, serta pemerintah kabupaten kemudian menyalurkan beras ke sejumlah kecamatan, di antaranya Singkil Utara, Simpang Kanan, Danau Paris, Gunung Meriah, dan Singkil.

Bapanas bersama pemerintah daerah memastikan kolaborasi terus diperkuat agar bantuan pangan termasuk minyak goreng dan komoditas lain, tersalurkan cepat dan merata selama masa darurat.

Sejak banjir meluas di Sumatera, Mentan sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman langsung memerintahkan percepatan distribusi pangan ke wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa bantuan harus dikirim segera agar masyarakat tidak kekurangan pasokan di tengah kondisi bencana.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....