Bus Sekolah Gratis Sragen Dukung Akses Pendidikan Merata
- 19 Okt 2025 09:20 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Sejak diluncurkan pada 17 Juli 2023, program bus sekolah gratis di Kabupaten Sragen menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi para pelajar.
Program yang diinisiasi Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen ini dirancang untuk memberikan layanan transportasi aman dan nyaman bagi siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK, terutama yang tinggal di wilayah pelosok dengan keterbatasan angkutan umum.
Kepala Dishub Sragen menjelaskan, program ini tidak hanya membantu meringankan beban biaya transportasi keluarga, tetapi juga menjadi upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja serta mengurangi risiko putus sekolah.
“Banyak pelajar yang sebelumnya menggunakan sepeda motor sendiri karena terbatasnya angkutan umum. Melalui bus sekolah, risiko itu bisa ditekan sekaligus memberikan jaminan keselamatan bagi siswa,” ujarnya.
Saat ini terdapat 5 unit bus sekolah yang melayani 4 rute utama ke beberapa kecamatan.
Rinciannya:
1. Rute A – SPBU Tunjungan Sambungmacan – MTSN 5 Sragen (2 armada)
2. Rute B – Indomaret Grompol Masaran – Halte PMI Sragen
3. Rute C – Kantor Kecamatan Kedawung – SMAN 1 Sragen
4. Rute D – Simpang Galeh Tangen – SMAN 1 Tangen
Bus beroperasi dua sesi setiap hari, yakni pukul 05.30–07.00 WIB untuk mengantar siswa, dan 13.00–15.00 WIB untuk menjemput mereka pulang, menyesuaikan jadwal sekolah masing-masing.
Program ini memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Bupati Sragen Nomor 17 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sekolah Gratis.
Selain itu, Dishub juga memanfaatkan aplikasi SI JEMPOL untuk melacak posisi bus secara real-time dan memastikan layanan berjalan tepat waktu.
Keterlibatan pengusaha transportasi lokal melalui Paguyuban Trans Bumi Sukowati turut memperkuat kolaborasi, sementara perawatan rutin dilakukan untuk menjaga kondisi armada tetap prima. Dana operasional disiapkan setiap tahun oleh Dishub Sragen.
Sejak 2023 hingga 2025, program bus sekolah telah melayani 45.719 penumpang. Rinciannya:
1. Bus A: 17.180 penumpang (rata-rata 59 pelajar/hari)
2. Bus B: 10.756 penumpang (rata-rata 37 pelajar/hari)
3. Bus C: 12.089 penumpang (rata-rata 48 pelajar/hari)
4. Bus D: 5.694 penumpang (rata-rata 27 pelajar/hari)
Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dan kebutuhan akan transportasi sekolah yang aman serta terjangkau.
Bus sekolah gratis di Sragen memanfaatkan armada hibah dari berbagai instansi, seperti Dinas Kesehatan, RS Amal Sehat, Bagian Umum Setda, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Ke depan, pemerintah menargetkan perluasan layanan hingga 12 rute agar menjangkau lebih banyak sekolah di daerah pinggiran.
Inovasi ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga mendukung visi Sragen untuk menghadirkan layanan publik yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan — sejalan dengan semangat program ini: “Mengantar Aman, Menjemput Impian.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....