2 Oktober: Hari Batik Nasional, Begini Sejarahnya
- 30 Sep 2025 23:53 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional sebagai bentuk penghargaan atas warisan budaya tak benda yang telah menjadi identitas bangsa. Penetapan Hari Batik Nasional bermula dari pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai Masperpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 2 Oktober 2009. Sejak saat itu, batik tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, tetapi juga diakui sebagai bagian penting dari warisan budaya dunia.
Batik merupakan teknik seni menghias kain yang telah dikenal sejak zaman nenek moyang. Motif dan teknik pembuatannya mencerminkan kekayaan filosofi, adat istiadat, hingga nilai-nilai kehidupan yang diwariskan turun-temurun. Setiap daerah di Indonesia memiliki corak batik khas yang menggambarkan identitas budaya lokalnya, seperti Batik Solo, Batik Yogyakarta, Batik Pekalongan, hingga Batik Papua.
Seiring perkembangan zaman, batik tidak hanya digunakan sebagai pakaian tradisional, tetapi juga telah merambah dunia mode modern. Desainer-desainer muda Indonesia maupun internasional mulai mengadaptasi motif batik ke dalam berbagai jenis busana kontemporer, menjadikannya semakin relevan dan diminati di kancah global.
Peringatan Hari Batik Nasional biasanya diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti lomba membatik, pameran kain batik, hingga imbauan kepada masyarakat untuk mengenakan batik. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta turut mendukung pelestarian batik dengan mengenakan busana batik secara serentak pada hari tersebut.
Hari Batik Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya sendiri, sekaligus mengajak generasi muda agar terus melestarikan dan mengembangkan batik sebagai identitas bangsa yang tak lekang oleh waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....