Video Presiden di Bioskop Perluas Jangkauan Komunikasi Publik
- 15 Sep 2025 07:47 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Penonton bioskop di Indonesia kini tak hanya disuguhi film hiburan, tetapi juga informasi resmi dari pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan bahwa penayangan video Presiden Prabowo Subianto di jaringan bioskop merupakan strategi memperluas jangkauan komunikasi publik terkait capaian kerja pemerintah.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa penggunaan bioskop sebagai medium komunikasi publik adalah langkah wajar. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi penting tersampaikan secara luas dan akuntabel kepada masyarakat.
“Komunikasi publik pada era digital tidak lagi terbatas pada satu kanal. Sepanjang tidak melanggar aturan, bioskop merupakan medium sah dan efektif untuk dipilih,” ujar Fifi di Jakarta, Minggu (14/9).
Ia menjelaskan, bioskop dipilih karena mampu menghadirkan pengalaman visual dan audio yang kuat sehingga pesan pembangunan dan kebijakan pemerintah dapat diterima lebih utuh oleh audiens. Hal ini dipandang setara dengan pemanfaatan televisi, radio, media sosial, hingga papan reklame.
“Konteksnya adalah bagaimana negara hadir dengan informasi yang benar dan terukur. Jadi, ini bagian dari komunikasi publik pemerintah kepada masyarakat,” tegasnya.
Kemkomdigi mengajak publik melihat penayangan video di bioskop sebagai upaya menghadirkan informasi resmi, benar, dan mudah dipahami, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap agenda pembangunan nasional.
(Fika Hamzah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....