Aerostreet Pecahkan Rekor MURI, Banggakan Jenama Lokal Indonesia

  • 17 Nov 2024 18:58 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Jenama sepatu lokal Aerostreet berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Bekerja sama dengan Wonderful Indonesia, Aerostreet mencetak rekor penjualan daring sebanyak 20.000 pasang sepatu hanya dalam waktu sepuluh menit melalui platform Shopee, Sabtu (16/11/2024).

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberikan apresiasi atas pencapaian ini, yang dianggap sebagai bukti bahwa jenama lokal mampu bersaing di tingkat global.

"Terima kasih kepada MURI atas pengakuan ini. Ini adalah bukti nyata bahwa jenama lokal Indonesia mampu bersaing secara global. Jika kita bersatu mendukung jenama lokal, kita pasti bisa mendunia," ujar Irene Umar.

Produk yang mencetak rekor ini adalah katalog sepatu bertajuk Nusantara, yang mengusung desain khas dari enam pulau besar di Indonesia: Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Selain 20.000 pasang yang dijual secara daring, 1.000 pasang lainnya dilepas secara luring setelah penyerahan piagam MURI. Total perputaran ekonomi dari kegiatan ini diproyeksikan mencapai lebih dari Rp4 miliar.

Aerostreet, yang berdiri sejak 2014, telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Bidang Pemasaran. Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan komunikasi pemasaran untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Rizal Maulana, Wakil Presiden Aerostreet, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini.

"Semua ini berawal dari kita sendiri, bagaimana kita mulai mencintai produk lokal yang berkualitas dan inovatif. Banggalah dengan produk lokal kita," katanya.

Irene Umar menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan.

"Jika permintaan pasar besar, artinya ada kepercayaan terhadap produk lokal. Dalam sepuluh menit saja, perputaran ekonominya mencapai Rp4 miliar. Ini menunjukkan bahwa potensi jenama lokal Indonesia sangat luar biasa," jelas Irene Umar.

Katalog Nusantara menghadirkan enam desain sepatu dengan filosofi mendalam:

Sumatra: Batik gorga yang melambangkan sukacita, solidaritas, dan gotong royong.

Jawa: Batik tujuh rupa dari Pekalongan yang mencerminkan kelembutan dan kefasihan.

Bali: Motif pepatran yang melambangkan perlindungan dari rasa takut, panas, dan haus.

Kalimantan: Motif Dayak yang mencerminkan hubungan manusia dengan alam.

Sulawesi: Ukiran dekoratif Toraja yang melambangkan doa, harapan, dan keluarga.

Papua: Batik motif Asmat yang menggambarkan keberanian dan harmoni.

Irene Umar berharap pencapaian ini dapat memperkuat daya saing jenama lokal di pasar global.

"Ekonomi kreatif tidak bisa berjalan secara instan, melainkan bertahap. Proses yang sehat secara ekonomi akan menjadikannya new engine of growth," tutupnya.

Prestasi ini menjadi langkah besar bagi jenama lokal dalam mengukir pengakuan nasional dan internasional, sekaligus memperlihatkan potensi ekonomi kreatif Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....