Kandungan Kalori Milkshake dan Tips Sehat Mengonsumsinya

  • 08 Sep 2026 09:05 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado - Milkshake adalah minuman berbahan dasar susu yang biasanya dicampur dengan es krim, buah, sirup, atau bahan lainnya, kemudian diblender hingga menghasilkan tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Dilansir dari Alodokter.com Minuman ini banyak digemari sebagai camilan atau pendamping saat bersantai. Meski dapat mengandung zat gizi dari susu dan buah, kandungan gula, lemak, dan kalori dalam milkshake dapat cukup tinggi, terutama jika ditambahkan es krim, sirup, whipped cream, atau topping lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan bahan dan porsinya agar milkshake dapat dinikmati sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Jumlah kalori milkshake tidak selalu sama karena bergantung pada jenis susu, es krim, buah, gula, sirup, serta topping yang digunakan. Secara umum, perkiraan kalori dari beberapa bahan dalam satu porsi milkshake antara lain:

Susu sekitar 80–150 kalori per 250 ml, tergantung jenisnya

Es krim sekitar 130–250 kalori per 100 gram

Gula tambahan sekitar 16 kalori per sendok teh

Sirup sekitar 40–60 kalori per 1 sendok makan

Buah sekitar 50–100 kalori per 100 gram, tergantung jenisnya

Topping seperti whipped cream, cokelat, biskuit, atau saus karamel dapat menambah puluhan hingga ratusan kalori

Dengan kombinasi bahan tersebut, satu gelas milkshake berukuran sekitar 250–300 ml dapat mengandung sekitar 200–500 kalori atau lebih, tergantung resep dan porsinya.

Dampak Konsumsi Milkshake bagi Kesehatan

Milkshake dapat menjadi sumber protein dan kalsium dari susu, serta vitamin, mineral, dan serat jika ditambahkan buah. Namun, penambahan gula, sirup, es krim, dan berbagai topping dapat meningkatkan kandungan gula, lemak, dan kalorinya. Jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam porsi berlebihan, terutama sebagai bagian dari pola makan tinggi kalori dan gula, milkshake dapat meningkatkan risiko:

Kenaikan berat badan

Peningkatan risiko resistensi insulin dan diabetes tipe 2 akibat lonjakan gula darah yang terjadi berulang kali

Kerusakan gigi, akibat konsumsi minuman dan makanan tinggi gula secara berlebihan

Asupan gula dan lemak berlebih, terutama jika menggunakan es krim dan topping dalam jumlah banyak

Keluhan pencernaan, seperti kembung, sakit perut, atau diare pada orang yang mengalami intoleransi laktosa

Meski demikian, bukan berarti Anda harus menghindari milkshake sepenuhnya. Dengan memilih bahan yang lebih sehat, membatasi gula dan topping, serta memperhatikan porsinya, milkshake tetap dapat dinikmati sesekali sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Tips Menikmati Milkshake agar Lebih Sehat

Agar tetap bisa menikmati milkshake dengan lebih sehat tanpa berlebihan mengonsumsi gula dan kalori, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut ini:

Pilih porsi kecil, sekitar 200–250 ml, dan nikmati sesekali, bukan setiap hari.

Imbangi dengan minuman sehat lain, seperti air putih, susu tanpa gula, atau jus buah segar tanpa tambahan gula.

Gunakan susu rendah lemak atau tanpa gula tambahan. Anda bisa memilih susu rendah lemak atau susu yang tidak mengandung gula tambahan sesuai kebutuhan dan preferensi Anda.

Tambahkan buah utuh dan segar, seperti stroberi, pisang, atau mangga, bisa ditambahkan ke dalam milkshake untuk memberikan rasa manis alami sekaligus menambah asupan vitamin, mineral, dan serat.

Batasi gula, sirup, dan es krim saat membuat milkshake.

Batasi penggunaan topping tinggi kalori, seperti whipped cream, saus cokelat, karamel, biskuit, atau permen.

Jangan jadikan milkshake sebagai pengganti makanan utama.

Perhatikan label informasi nilai gizi saat membeli milkshake kemasan.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda bisa tetap menikmati milkshake tanpa perlu khawatir berlebihan mengonsumsi gula dan kalori. Pastikan juga menyesuaikan konsumsi milkshake dengan pola makan sehat secara keseluruhan.

Milkshake tetap bisa menjadi pilihan minuman yang dinikmati sesekali. Kuncinya adalah memperhatikan bahan, ukuran porsi, dan frekuensi konsumsinya, serta tetap mengimbanginya dengan pola makan bergizi dan aktivitas fisik yang cukup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....