Silken Era dan Secangkir Nostalgia

  • 13 Jun 2026 22:34 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Ada masanya ketika mampir ke gerai Chatime sepulang sekolah terasa seperti hadiah kecil setelah melewati hari yang panjang. Kini, kenangan itu seolah diajak tumbuh bersama generasi yang sama. Chatime Indonesia resmi memasuki babak baru melalui peluncuran Silken Series dan menggandeng Bernadya sebagai wajah kampanye bertajuk “The Face of Silken Era”. Pilihan ini terasa relevan. Di satu sisi, Bernadya tengah memasuki fase kreatif baru lewat karya terbarunya. Di sisi lain, Chatime juga sedang memperkenalkan identitas baru yang lebih dekat dengan kebiasaan dan preferensi konsumen masa kini. Dalam publikasi resmi Kawan Lama Group, Marketing General Manager F&B ID, Sarah Merci, menyebut bahwa perkembangan industri food and beverage mendorong inovasi yang semakin selaras dengan gaya hidup dan ekspresi diri generasi muda.

Silken Series sendiri hadir bukan sekadar menambah menu. Chatime mencoba membaca perubahan selera konsumen yang kini cenderung mencari minuman dengan karakter lebih ringan, lembut, dan aromatik. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh Chatime dan F&B ID, lini baru ini dibagi menjadi dua kategori utama. Classic Series yang terdiri dari Jasmine Silken Milk Tea dan Oolong Silken Milk Tea. Lalu Peach Series yang menghadirkan Peach Jasmine Milk Tea serta Peach Oolong Tea. Karakter “light and smooth” yang diusung menjadi pembeda dari milk tea yang selama ini identik dengan rasa yang lebih pekat. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana minuman kini tidak lagi dinikmati hanya karena rasa, tetapi juga karena pengalaman yang menyertainya.

Kolaborasi dengan Bernadya juga memperkuat narasi tersebut. Dalam pernyataannya saat peluncuran Silken Series, Bernadya menyebut bahwa dirinya dan Chatime sama-sama hadir dalam nuansa baru yang diharapkan dapat membuat keseharian terasa lebih menyenangkan. Pernyataan itu terasa sejalan dengan citra Bernadya yang selama ini dikenal dekat dengan pengalaman sehari-hari anak muda. Dikutip dari publikasi resmi Kawan Lama Group, karakter Bernadya yang autentik, hangat, dan relatable menjadi alasan utama pemilihannya sebagai representasi era baru Chatime. Alih-alih menghadirkan sosok yang jauh dari keseharian konsumen, Chatime memilih figur yang terasa akrab dan mudah terhubung secara emosional dengan penggemarnya.

Menariknya, peluncuran ini berlangsung berdekatan dengan peringatan Hari Teh Internasional pada 21 Mei. Momentum tersebut membuat Silken Series terasa seperti perayaan kecil bagi para pencinta teh. Di tengah menjamurnya pilihan minuman kekinian, teh tetap menemukan cara untuk beradaptasi dan tetap relevan. Chatime sendiri menyebut bahwa Silken Series kini tersedia di 428 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Angka itu menunjukkan bahwa inovasi rasa dan pengalaman baru tidak lagi terbatas pada kota-kota besar. Jadi, jika dulu Chatime menjadi bagian dari kenangan masa sekolah, Silken Series tampaknya ingin menjadi bagian dari cerita berikutnya. Secangkir teh yang tidak hanya mengingatkan masa lalu, tetapi juga menemani langkah menuju fase yang baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....