Biji Selasih, Kaya Nutrisi Alternatif Superfood yang Tak Kalah Sehat

  • 06 Mei 2026 05:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Biji selasih (Ocimum basilicum) semakin dikenal sebagai salah satu superfood yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan beragam manfaat bagi kesehatan. Biji kecil berwarna hitam ini kerap dijumpai, terutama saat bulan puasa, sebagai campuran minuman seperti es buah atau jus. Teksturnya yang kenyal menyerupai jeli membuat minuman terasa lebih segar dan nikmat. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, biji selasih menyimpan potensi besar untuk mendukung kesehatan tubuh.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi polri.go.id biji selasih mengandung serat, antioksidan, mineral, serta asam lemak esensial yang penting bagi tubuh. Kandungan tersebut menjadikan biji selasih sering dianggap sebagai alternatif pengganti biji chia, yang lebih dahulu populer sebagai makanan sehat.

Salah satu manfaat utama biji selasih adalah kemampuannya dalam membantu menurunkan kadar kolesterol. Konsumsi sekitar 30 gram biji selasih setiap hari selama satu bulan diketahui dapat menurunkan total kolesterol hingga delapan persen. Hal ini berkat kandungan pektin, yaitu serat larut yang bekerja dengan menghambat penyerapan kolesterol di dalam usus.

Selain itu, biji selasih juga kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Senyawa ini berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sekaligus memiliki sifat antiinflamasi dan potensi antikanker.

Dari sisi kandungan mineral, satu sendok makan biji selasih mampu memenuhi sekitar 15 persen kebutuhan kalsium harian serta 10 persen kebutuhan magnesium dan zat besi. Kalsium dan magnesium sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang serta mendukung fungsi otot, sementara zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah.

Kandungan antioksidan dalam biji selasih juga membantu menurunkan stres oksidatif, yaitu kondisi akibat tingginya radikal bebas dalam tubuh yang dapat mengganggu metabolisme. Dengan mengonsumsi biji selasih secara rutin, risiko gangguan tersebut dapat ditekan.

Manfaat lainnya terlihat pada kesehatan sistem pencernaan. Kandungan pektin dalam biji selasih bersifat prebiotik, yang berarti mampu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

Tak hanya itu, biji selasih juga menjadi sumber zat besi yang baik, terutama bagi individu yang tidak mengonsumsi daging atau produk susu. Kandungan seratnya yang tinggi, yakni sekitar 7 gram per sendok makan, mampu memenuhi hingga 25 persen kebutuhan serat harian, sehingga baik untuk menjaga kesehatan usus dan membantu pengelolaan berat badan.

Biji selasih juga mengandung asam lemak omega-3 yang penting bagi kesehatan jantung. Dengan mengonsumsi satu sendok biji selasih per hari, kebutuhan omega-3 harian sudah dapat terpenuhi secara signifikan.

Lebih jauh, biji selasih juga memiliki potensi dalam menjaga kesehatan hati. Kandungan senyawa aktifnya diyakini mampu membantu mencegah kerusakan organ hati serta mendukung fungsinya.

Tak kalah penting, manfaat biji selasih juga dirasakan pada kesehatan kulit. Kandungan antioksidannya dapat membantu melawan tanda-tanda penuaan dini serta menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.

Dengan berbagai kandungan nutrisi dan manfaat yang dimilikinya, biji selasih layak menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari. Konsumsi secara rutin dan seimbang dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....