Bulu Babi, Seafood Unik Sumber Protein Laut bagi Kesehatan
- 25 Apr 2026 07:37 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Bulu babi atau yang juga dikenal sebagai landak laut merupakan salah satu biota laut yang kerap dijumpai di perairan Indonesia. Meski bentuknya berduri dan sering dianggap berbahaya, hewan laut ini ternyata memiliki nilai gizi tinggi dan dapat dikonsumsi, terutama bagian gonad atau daging di dalam cangkangnya.
Gonad bulu babi dikenal memiliki cita rasa yang khas, dengan tekstur lembut menyerupai mentega serta rasa yang sedikit manis. Di berbagai negara, bagian ini bahkan menjadi hidangan mewah yang disajikan dalam bentuk sushi atau “uni sushi”, sashimi, hingga tempura.
Menurut informasi yang dikutip dari laman polri.go.id gonad bulu babi disebut mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, asam lemak omega-3, vitamin A, vitamin C, serta berbagai senyawa bioaktif yang berperan sebagai antioksidan.
Kandungan tersebut membuat bulu babi diyakini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan asam amino esensial dan antioksidan di dalamnya berperan dalam membantu pembentukan sel imun serta melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh. Selain itu, vitamin A juga membantu produksi sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.
Tidak hanya itu, konsumsi bulu babi juga disebut dapat membantu meningkatkan stamina tubuh. Kandungan protein yang tinggi berperan dalam pembentukan dan perbaikan jaringan otot, sehingga dapat meningkatkan kekuatan serta daya tahan tubuh.
Manfaat lainnya adalah mendukung kesehatan mata. Vitamin A yang terdapat dalam bulu babi berperan penting dalam pembentukan pigmen retina yang membantu proses penglihatan, terutama dalam kondisi minim cahaya. Kekurangan vitamin A diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan penglihatan seperti rabun senja.
Dari sisi metabolisme tubuh, kandungan lemak sehat dalam bentuk omega-3 juga berkontribusi dalam menjaga fungsi otak. Nutrisi ini diketahui penting dalam mendukung kinerja sel otak, menjaga daya ingat, serta berpotensi menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan demensia.
Selain itu, bulu babi juga disebut dapat membantu dalam peningkatan berat badan secara sehat karena kandungan energi, protein, dan lemak alaminya yang cukup tinggi.
Meski memiliki berbagai manfaat, konsumsi bulu babi tidak disarankan bagi semua orang. Individu yang memiliki riwayat alergi terhadap makanan laut seperti udang, kepiting, kerang, atau cumi-cumi, perlu berhati-hati atau menghindari konsumsi karena berisiko menimbulkan reaksi alergi.
Di beberapa wilayah pesisir, bulu babi telah lama dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pangan laut. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk mengolahnya dengan benar serta memperhatikan aspek keamanan konsumsi.
Dengan kandungan nutrisi yang beragam, bulu babi menjadi salah satu potensi sumber pangan laut yang tidak hanya unik, tetapi juga bernilai gizi tinggi bagi kesehatan manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....