Rajungan, Seafood Bergizi Sumber Protein Tinggi
- 19 Apr 2026 13:02 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Rajungan atau Portunus pelagicus merupakan salah satu jenis hasil laut yang banyak ditemukan di perairan Indonesia dan dikenal sebagai bahan pangan bergizi tinggi. Selain memiliki cita rasa khas, rajungan juga menjadi sumber nutrisi penting yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Dibandingkan dengan kepiting, daging rajungan memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Teksturnya tidak terlalu lembut dan rasanya cenderung tidak semanis kepiting. Namun demikian, rajungan unggul dalam kandungan protein yang lebih tinggi serta kadar lemak dan kolesterol yang relatif lebih rendah. Hal ini menjadikannya salah satu pilihan makanan laut yang cukup populer bagi masyarakat yang peduli terhadap kesehatan.
Rajungan mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, kalsium, fosfor, kalium, zat besi, serta zinc. Kombinasi nutrisi tersebut memberikan kontribusi besar bagi berbagai fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel hingga menjaga sistem kekebalan tubuh.
Menurut informasi yang dikutip dari laman polri.go.id kandungan protein dalam rajungan memiliki peran vital dalam pembentukan antibodi atau imunoglobulin yang berfungsi melawan infeksi dan penyakit.
Manfaat Rajungan bagi Kesehatan
Berikut sejumlah manfaat rajungan bagi kesehatan tubuh:
- Meningkatkan Imunitas Tubuh
Rajungan merupakan sumber protein tinggi yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Protein dibutuhkan untuk memproduksi antibodi yang berfungsi melawan bakteri dan virus penyebab penyakit. Selain itu, protein juga berperan dalam pembentukan sel, penyimpanan nutrisi, serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. - Menjaga Kesehatan Tulang
Kandungan kalsium, fosfor, dan kalium dalam rajungan sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang. Kalsium dan fosfor berperan dalam pembentukan struktur tulang yang kuat, sementara kalium membantu mengurangi pengeluaran kalsium melalui urine. Konsumsi rajungan secara seimbang dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis. - Mencegah Anemia
Rajungan juga mengandung zat besi yang penting dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi berperan dalam mencegah anemia sekaligus mendukung metabolisme sel dan meningkatkan energi tubuh. Dengan tercukupinya kebutuhan zat besi, fungsi jaringan tubuh dapat berjalan lebih optimal. - Mendukung Program Penurunan Berat Badan
Kandungan protein tinggi dalam rajungan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama serta mempercepat metabolisme tubuh. Hal ini membuat rajungan sering direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan, tentunya jika diimbangi dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang cukup. - Menjaga Kesehatan Kulit
Rajungan mengandung zinc yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Zinc diketahui memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengurangi kemerahan dan iritasi pada kulit berjerawat. Selain itu, mineral ini juga mendukung proses regenerasi sel kulit agar tetap sehat.
Potensi Rajungan dalam Pola Konsumsi Sehat
Dengan kandungan nutrisi yang beragam, rajungan menjadi salah satu bahan pangan laut yang berpotensi besar dalam mendukung pola makan sehat masyarakat. Meski demikian, para ahli tetap menyarankan konsumsi dalam jumlah yang wajar dan seimbang, terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu seperti alergi seafood atau kadar kolesterol yang perlu diperhatikan.
Selain manfaat kesehatannya, rajungan juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di berbagai daerah pesisir Indonesia. Hal ini menjadikannya tidak hanya penting dari sisi kesehatan, tetapi juga dari sisi perikanan dan ketahanan pangan nasional.
Rajungan bukan sekadar hidangan laut yang lezat, tetapi juga sumber nutrisi penting yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Mulai dari meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan tulang, mencegah anemia, hingga mendukung kesehatan kulit, rajungan layak menjadi salah satu pilihan pangan bergizi dalam menu harian masyarakat.
Namun, seperti halnya makanan lain, konsumsi rajungan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....