Rempah Eksotis, Saffron Bumbu Matahari Kaya Antioksidan

  • 19 Apr 2026 11:58 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Saffron atau yang dikenal juga dengan sebutan kuma-kuma merupakan salah satu rempah paling mahal di dunia yang berasal dari bunga Crocus sativus. Rempah berbentuk benang halus berwarna merah ini telah lama dimanfaatkan dalam berbagai budaya, baik sebagai bahan makanan, pewarna alami, maupun untuk tujuan kesehatan.

Mengutip sejumlah informasi dari laman resmi polri.go.id serta berbagai sumber kesehatan, saffron diketahui mengandung senyawa antioksidan kuat seperti crocin, crocetin, dan safranal yang memberikan warna, aroma, serta manfaat kesehatan yang khas.

Saffron dikenal sebagai rempah yang sangat bernilai tinggi di pasar dunia. Hal ini tidak lepas dari proses penanaman dan pemanenannya yang rumit. Diperlukan sekitar 150 bunga Crocus sativus hanya untuk menghasilkan 1 gram saffron kering.

Proses panen yang dilakukan secara manual pada bagian putik bunga menjadikan saffron sebagai salah satu komoditas rempah paling eksklusif dan mahal di dunia.

Salah satu keunggulan utama saffron terletak pada kandungan antioksidannya. Senyawa seperti crocin dan crocetin memberikan warna merah khas, sementara safranal memberikan aroma dan rasa yang unik.

Selain itu, saffron juga mengandung kaempferol yang diketahui memiliki sifat anti-inflamasi atau anti-peradangan. Kandungan ini berperan dalam melawan radikal bebas serta mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

Saffron juga dikenal memiliki pengaruh terhadap suasana hati. Dalam beberapa penelitian, ekstrak saffron disebut mampu membantu memperbaiki mood dan mengurangi gejala depresi ringan hingga sedang.

Rempah ini sering dijuluki sebagai “bumbu matahari” karena efeknya yang dapat meningkatkan suasana hati.

Potensi untuk Berbagai Gangguan Kesehatan

Selain manfaat pada kesehatan mental, saffron juga dikaitkan dengan berbagai potensi kesehatan lainnya, meski sebagian masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

1.Membantu Mengatasi PMS

Ekstrak saffron dilaporkan dapat membantu meredakan gejala Premenstrual Syndrome (PMS) seperti sakit kepala, mudah tersinggung, hingga nyeri haid.

2.Mendukung Kesehatan Seksual

Konsumsi saffron dalam dosis tertentu disebut dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi pada pria serta meningkatkan libido pada wanita.

3.Membantu Pengendalian Berat Badan

Saffron juga dipercaya dapat menekan nafsu makan sehingga membantu proses diet dengan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

4.Menurunkan Kadar Gula Darah

Potensi saffron dalam membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

5.Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan antioksidan pada saffron diyakini dapat membantu menurunkan kolesterol serta menjaga kesehatan pembuluh darah, sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Potensi untuk Kesehatan Otak dan Penglihatan

Saffron memiliki manfaat terhadap fungsi otak dan penglihatan. Senyawa antioksidannya diduga dapat membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif pada pasien Alzheimer.

Selain itu, saffron juga disebut berpotensi membantu memperbaiki kondisi penglihatan pada penderita degenerasi makula, yaitu gangguan penglihatan yang umum terjadi pada usia lanjut.

Manfaat untuk Kulit

Di bidang kecantikan, saffron kerap dimanfaatkan untuk perawatan kulit. Kandungan aktifnya dipercaya dapat membantu mengurangi noda hitam, jerawat, serta membuat kulit tampak lebih sehat dan bercahaya.

Dengan kandungan antioksidan yang tinggi serta berbagai potensi manfaat bagi tubuh, saffron terus menarik perhatian dunia kesehatan dan penelitian. Rempah mahal ini bukan hanya sekadar bahan masakan, tetapi juga menyimpan harapan sebagai pendukung kesehatan alami yang menjanjikan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....