Signature Jadi Minuman Eksperimental

  • 11 Apr 2026 17:14 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Di tangan Demitria Ramona dari HATS Bar, rasa tidak lagi berhenti di lidah. Ia bisa diubah jadi pengalaman minum yang utuh. Demitria percaya semua rasa bisa diterjemahkan ke dalam minuman, termasuk rasa khas Signature. Pernyataan ini bukan sekadar klaim. Dikutip dari unggahan dan penjelasannya di media sosial HATS Bar, eksplorasi ini berangkat dari ide sederhana. Rasa yang familiar bisa dibongkar lalu disusun ulang dalam bentuk baru tanpa kehilangan identitas aslinya.

Track record Demitria cukup memberi dasar kuat untuk eksperimen ini. Ia pernah memenangkan Singapore Bacardi Legacy 2020 dan meraih medali perunggu di Singapore Coffee in Good Spirits 2019. Dua kompetisi ini dikenal ketat dalam menilai keseimbangan rasa dan konsep minuman. Dalam praktik mixology modern, pendekatan seperti ini memang makin umum. Dikutip dari materi edukasi Specialty Coffee Association, tren minuman saat ini bergerak ke arah sensory storytelling. Rasa tidak hanya dinilai dari enak atau tidak. Tapi juga dari bagaimana ia membangun pengalaman berlapis. Di sini klaim “full flavor yet smooth, savory, sweet and hint of spicy” jadi masuk akal, meski tetap perlu diuji langsung di lidah.

Eksperimen itu diterjemahkan ke dalam tiga minuman yang punya alur jelas. First Impressions dibuka dengan aroma cengkeh dan manis yang meniru momen membuka bungkus Signature. Lalu Smooth Sailing membawa rasa gurih dengan sentuhan pedas ringan. Ini mencoba menangkap fase awal saat rasa mulai dikenali. Terakhir, Signature Found menyatukan semua elemen. Manis, gurih, dan pedas hadir bersamaan. Secara konsep, ini seperti perjalanan rasa dari awal sampai akhir. Tapi ada satu hal yang perlu diuji. Apakah transisi ini benar terasa progresif bagi penikmat, atau hanya kuat di narasi konsep.

Ketiga minuman ini sempat disajikan dalam Signature Time Pop Up Bar pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Event ini jadi ruang uji langsung untuk melihat respon publik. Dikutip dari dokumentasi acara dan respons pengunjung di media sosial, pendekatan ini cukup berhasil menarik rasa penasaran. Namun pendekatan seperti ini punya batas. Tidak semua orang mencari pengalaman konseptual dalam minuman. Sebagian tetap mencari rasa yang langsung. Di titik ini, karya Demitria berdiri di antara dua dunia. Eksperimen rasa dan kebutuhan pasar. Kamu tinggal pilih, ingin sekadar minum atau ikut membaca cerita di baliknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....