Tempe, Pangan Lokal Bergizi Kaya Nutrisi untuk Anak

  • 25 Mar 2026 10:46 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Tempe, makanan tradisional khas Indonesia berbahan dasar kedelai, kembali menjadi sorotan sebagai salah satu sumber protein nabati yang kaya gizi dan bermanfaat bagi kesehatan, terutama untuk pertumbuhan anak-anak.

Tempe dikenal sebagai makanan yang murah meriah, namun memiliki kandungan gizi yang tinggi. Mengutip dari laman resmi polri.go.id tempe mengandung protein, kalsium, zat besi, serta berbagai zat gizi penting lainnya yang mendukung pertumbuhan tulang, kesehatan pencernaan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, proses fermentasi pada tempe juga membuatnya mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan usus.

Tempe merupakan hasil fermentasi kedelai murni menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Proses ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga membuat tekstur tempe menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah dikonsumsi dan dicerna. Karena itu, tempe sering direkomendasikan sebagai makanan tambahan untuk bayi berusia enam bulan ke atas, karena kandungan proteinnya dinilai hampir setara dengan beberapa sumber protein hewani.

Dalam setiap 100 gram tempe, terkandung sekitar 195 kalori, 20 gram protein, 11 gram lemak, serta berbagai asam lemak seperti omega-3 dalam bentuk alfa-linolenic acid yang berperan penting bagi perkembangan otak dan mata anak. Selain itu, tempe juga mengandung berbagai mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, riboflavin, niasin, hingga mangan dalam jumlah yang signifikan.

Meski demikian, tempe bukanlah satu-satunya sumber protein yang dibutuhkan anak. Makanan bergizi seimbang tetap diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang optimal. Sumber protein hewani seperti ikan dan daging memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam hal penyerapan zat besi yang lebih mudah oleh tubuh. Selain itu, kacang-kacangan seperti walnut juga diketahui mengandung omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan.

Tempe sendiri memiliki banyak jenis, tergantung bahan baku yang digunakan. Selain kedelai, tempe juga dapat dibuat dari kacang kara, benguk, kecipir, kedelai hitam, lamtoro, kacang hijau, kacang merah, kacang gude, hingga kacang komak. Namun, tempe kedelai tetap menjadi yang paling populer karena teksturnya yang padat, berwarna putih, dan lebih menarik untuk dikonsumsi.

Di masyarakat Indonesia, tempe sering dianggap sebagai makanan sederhana yang identik dengan harga murah. Namun di balik itu, tempe memiliki peran penting sebagai pangan fungsional yang membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Tempe juga berkontribusi dalam perekonomian karena proses pembuatannya yang sederhana, bahan baku yang mudah didapat, serta distribusi yang luas.

Sebagai makanan tradisional, tempe juga memiliki manfaat sosial dan ekonomi. Tempe tersedia setiap hari, mudah diproduksi, dan menjadi sumber penghasilan bagi banyak pelaku usaha kecil. Hal ini menjadikan tempe sebagai salah satu pangan lokal yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional.

Selain tempe, tahu juga menjadi makanan berbahan dasar kedelai yang sangat populer di Indonesia. Meski sering dianggap serupa, keduanya memiliki perbedaan dalam proses pembuatan. Tempe melalui proses fermentasi, sedangkan tahu dibuat dengan menggumpalkan sari kedelai. Perbedaan proses ini menyebabkan perbedaan pada tekstur, rasa, dan kandungan gizinya.

Baik tahu maupun tempe sama-sama mudah dijumpai dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, mulai dari digoreng, direbus, ditumis, dibakar, hingga dikukus. Keduanya juga menjadi bagian penting dari pola konsumsi masyarakat sehari-hari karena harganya yang terjangkau dan nilai gizinya yang baik.

Dengan kandungan gizi yang tinggi, harga yang terjangkau, serta fleksibilitas dalam pengolahan, tempe tetap menjadi salah satu pangan lokal unggulan Indonesia. Selain sebagai sumber protein nabati, tempe juga berpotensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat dan pertumbuhan anak secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....