Indomie Nyemek on The Block
- 01 Mar 2026 07:41 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Jika kamu tumbuh dengan Indomie, kamu tahu satu hal. Kreasi mie instan di Indonesia tidak pernah berhenti di instruksi belakang kemasan. Dari mie Bangladesh khas Medan sampai mie nyemek ala Jogja, variasinya hidup di tangan warmindo.
Kali ini, Indomie merayakan kolaborasi dengan Warkop Agem Senyum Ketawa dan Warmindo Nyemek Bu Siti lewat acara Nyemek on the Block di Gandaria City. Dua nama ini bukan pemain baru. Mereka dikenal sebagai heavy hitters dalam peta kuliner Indomie versi jalanan. Ketika brand sebesar Indomie membawa mereka ke panggung pusat perbelanjaan ibu kota, itu bukan sekadar event. Itu pengakuan atas budaya makan yang lahir dari bawah.
Secara bisnis, langkah ini masuk akal. Indomie diproduksi oleh Indofood CBP dan telah diekspor ke lebih dari 100 negara menurut laporan perusahaan dalam publikasi korporatnya beberapa tahun terakhir. Namun kekuatan Indomie di dalam negeri justru ada pada fleksibilitas resepnya. Warmindo menjadi laboratorium informal. Warkop Agem Senyum Ketawa dikenal dengan racikan mie Bangladesh yang kaya rempah dan kuah kental. Sementara Bu Siti di Jogja mempopulerkan mie nyemek dengan tekstur setengah kuah yang legit. Dengan memboyong langsung juru masaknya ke Jakarta, Indomie tidak hanya menjual produk. Mereka menjual otentisitas rasa dan cerita di baliknya.
Nyemek on the Block dikemas seperti block party. Satu area di dalam mall ditutup dan diubah menjadi ruang temu. Pengunjung bisa mencicipi mie racikan asli dari tangan sang kreator. Ada permainan, penampilan musik, dan interaksi langsung. Format ini mengikuti tren experiential marketing yang menurut laporan Harvard Business Review tentang experience economy mendorong brand membangun keterikatan emosional, bukan sekadar transaksi. Kamu tidak datang hanya untuk makan. Kamu datang untuk mengalami suasana. Indomie memahami bahwa generasi muda mencari momen yang bisa dibagikan, bukan hanya produk yang dikonsumsi.
Menariknya, acara ini juga menyediakan dry pack bundle bagi kamu yang ingin memasak ulang di rumah. Strategi ini cerdas. Setelah pengalaman kolektif selesai, konsumen tetap bisa melanjutkan ritualnya secara personal. Pertanyaannya sekarang, apakah kolaborasi seperti ini akan menjadi pola baru bagi brand FMCG lain. Ketika warung sederhana bisa naik ke panggung mall besar tanpa kehilangan identitas, batas antara street food dan brand global makin tipis. Indomie tidak mengubah resep dasarnya. Mereka mengangkat interpretasi lokalnya. Di situ letak kekuatannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....