Kaya Omega-3, Ikan Tuna Baik untuk Tubuh
- 26 Feb 2026 05:52 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Ikan tuna menjadi salah satu jenis ikan laut yang cukup sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Dagingnya yang bertekstur lembut dengan cita rasa gurih membuat tuna digemari berbagai kalangan. Namun di balik rasanya yang nikmat, ikan tuna menyimpan beragam manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisinya yang melimpah.
Seperti dikutip dari laman resmi polri.go.id ikan tuna kaya akan asam lemak omega-3, protein, vitamin B12, dan selenium yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Kandungan nutrisi tersebut menjadikan tuna sebagai salah satu sumber pangan hewani yang bernilai gizi tinggi sekaligus relatif ekonomis dibandingkan daging sapi maupun ayam.
Ikan tuna dikenal memiliki daging berwarna merah muda hingga merah tua. Warna khas tersebut menunjukkan kandungan protein dan nutrisi yang tinggi. Selain omega-3, tuna juga mengandung vitamin D, kalsium, kalium, kolin, vitamin B kompleks, seng, fosfor, zat besi, magnesium, potasium, serta vitamin C. Dengan kandungan tersebut, tuna tergolong makanan rendah kalori dan bebas karbohidrat, sehingga cocok dijadikan bagian dari pola makan sehat.
Sebagai sumber protein berkualitas tinggi, ikan dan makanan laut (seafood) memiliki daya serap protein yang lebih baik karena struktur serat proteinnya lebih pendek dibandingkan daging merah. Hal ini membuat protein ikan lebih mudah dicerna tubuh. Konsumsi protein yang cukup sangat penting, terutama bagi anak-anak dan remaja untuk meningkatkan massa dan kekuatan otot. Sementara bagi orang dewasa, asupan protein membantu menjaga kebugaran dan kekuatan tubuh.
| Baca juga: Ini 7 Menu Diet tanpa Nasi yang Sehat |
Berikut sejumlah manfaat ikan tuna bagi kesehatan:
Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan asam lemak omega-3 pada tuna berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Omega-3 diketahui dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner. Nutrisi ini membantu mengurangi penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah, sehingga aliran darah tetap lancar dan risiko gangguan jantung dapat ditekan.
Mengurangi Risiko Demensia
Omega-3 juga berkontribusi dalam menjaga fungsi otak. Konsumsi tuna secara rutin dapat membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta mengurangi risiko demensia, yaitu kondisi yang menyebabkan penurunan kemampuan berpikir dan memori.
Menjaga Kesehatan Tulang
Kandungan vitamin D dan kalsium dalam ikan tuna berperan dalam menjaga kekuatan tulang. Nutrisi tersebut membantu mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis, terutama pada usia lanjut.
Mencegah Anemia
Tuna mengandung zat besi, folat, dan vitamin B12 yang penting dalam pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Kekurangan zat-zat tersebut dapat menyebabkan anemia. Dengan mengonsumsi tuna, risiko kekurangan sel darah merah dapat diminimalkan.
Membantu Penurunan Berat Badan
Bagi individu yang sedang menjalani program diet, tuna bisa menjadi pilihan menu sehat. Kandungan proteinnya yang tinggi memberikan efek kenyang lebih lama, sementara kalorinya relatif rendah. Meski demikian, pola makan sehat tetap perlu diimbangi dengan olahraga rutin untuk hasil yang optimal.
Berpotensi Mencegah Kanker
Kandungan antioksidan dan omega-3 dalam tuna diduga dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, pencegahan kanker tetap memerlukan penerapan gaya hidup sehat secara menyeluruh, termasuk pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang cukup.
Dengan berbagai kandungan nutrisi dan manfaatnya, ikan tuna menjadi salah satu pilihan sumber protein hewani yang baik untuk dikonsumsi secara rutin. Selain terjangkau dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan, tuna juga memberikan kontribusi besar dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mengonsumsi ikan tuna sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....