Bawang Prei, Rahasia Sehat dari Dapur Kaya Nutrisi

  • 09 Jan 2026 17:21 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Bawang prei atau leek (Allium ampeloprasum/Allium porrum) merupakan salah satu sayuran dari keluarga Allium yang kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Sayuran ini kerap disalahartikan sebagai daun bawang, padahal keduanya berasal dari spesies tanaman yang berbeda dan memiliki karakteristik tersendiri.

Mengutip informasi dari laman polri.go.id bawang prei mengandung beragam nutrisi penting seperti vitamin A, C, K, B6, asam folat, serat, mangan, kalsium, serta antioksidan. Kandungan tersebut menjadikan bawang prei sebagai tambahan sehat dalam pola makan seimbang.

Secara kuliner, bawang prei memiliki rasa yang mirip dengan bawang bombai namun lebih ringan. Sayuran ini banyak digunakan dalam masakan Eropa, khususnya Prancis dan Skotlandia. Beberapa hidangan populer berbahan dasar bawang prei antara lain vichyssoise (sup kentang dan bawang prei) serta cock-a-leekie. Bahkan, bawang prei dikenal sebagai salah satu sayuran nasional Wales.

Bawang prei dikenal memiliki sejumlah khasiat penting bagi tubuh. Kandungan folat dan flavonoid kaempferol di dalamnya berperan dalam menjaga kesehatan jantung dengan melindungi pembuluh darah dari kerusakan serta menurunkan risiko serangan jantung. Antioksidan yang tinggi juga membantu mencegah kerusakan oksidatif pada pembuluh darah. Untuk kesehatan mata, bawang prei mengandung vitamin C, karoten, dan lutein yang mampu melawan radikal bebas, mengurangi kelelahan mata, serta menurunkan risiko gangguan penglihatan akibat penuaan.

Selain itu, vitamin C dalam bawang prei berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu menurunkan risiko kanker dengan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Sayuran ini juga rendah kalori dan memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe 2. Kandungan allicin di dalamnya diketahui dapat membantu melindungi dari neuropati diabetes.

Manfaat lainnya adalah memperkuat kesehatan tulang. Kandungan vitamin K dan kalsium pada bawang prei berperan dalam meningkatkan kepadatan tulang serta menurunkan risiko osteoporosis. Konsumsi bawang prei dalam kondisi segar disarankan agar kandungan vitamin K tetap optimal.

Bawang prei juga mendukung kesehatan sistem saraf berkat kandungan vitamin B6, folat, dan mangan yang membantu mengurangi kelelahan, menjaga fokus, serta meredakan stres. Tak kalah penting, vitamin A dan E di dalamnya berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan.

Dengan kandungan vitamin C yang bahkan disebut dua kali lebih tinggi dibandingkan jeruk, bawang prei layak menjadi pilihan sayuran sehat dalam menu harian. Selain meningkatkan cita rasa masakan, bawang prei juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

(Lidya Saweho)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....