Ikan Asin Lauk Sehat Sederhana, jika Dikonsumsi Tepat
- 02 Jan 2026 21:26 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Ikan asin merupakan salah satu lauk pauk yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Selain sambal dan kerupuk, ikan asin kerap hadir sebagai pelengkap berbagai hidangan tradisional, seperti nasi uduk dan nasi goreng. Praktis, tahan lama, dan memiliki cita rasa khas membuat ikan asin menjadi lauk andalan di berbagai kalangan.
Beragam jenis ikan dapat diolah menjadi ikan asin, di antaranya ikan teri, ikan gabus, ikan tongkol, ikan tenggiri, jambal, peda, hingga sepat. Proses pengawetan menggunakan garam membuat ikan asin dapat disimpan tanpa lemari pendingin, namun tetap memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.
| Baca juga: Apakah Telur Rebus Bisa Basi? |
Dikutip dari laman polri.go.id ikan asin mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, kalsium, fosfor, vitamin B, zat besi, serta omega-3. Kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, membantu pertumbuhan pada masa perkembangan, serta mencegah kelainan tulang. Selain itu, zat besi dalam ikan asin juga berperan dalam mempercepat penyembuhan luka dan mencegah anemia dengan membantu pembentukan sel darah merah.
Tak hanya itu, protein dalam ikan asin berfungsi untuk menjaga sistem imun tubuh, membantu pembentukan dan peningkatan massa otot, serta memberikan energi. Dalam 100 gram ikan asin kering terkandung sekitar 193 kilokalori yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian.
Ikan asin juga diketahui mengandung omega-3 yang cukup tinggi serta kolesterol baik. Kandungan ini berperan dalam membantu menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penyakit jantung serta berbagai gangguan kardiovaskular lainnya.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi ikan asin tetap perlu dibatasi. Kandungan garam yang tinggi memang efektif mencegah pertumbuhan bakteri, namun jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi dan gangguan ginjal. Selain itu, pengolahan dan penyimpanan yang tidak higienis berpotensi menyebabkan kontaminasi mikroba atau bahan kimia berbahaya.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengonsumsi ikan asin dalam jumlah wajar dan seimbang. Untuk menjaga kesehatan, ikan asin sebaiknya dikombinasikan dengan sayuran dan buah-buahan dalam menu harian agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi secara optimal.
(Lidya Saweho)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....