Nike dan Sebuah Kedai Sup
- 19 Nov 2025 15:27 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Nike kembali melakukan langkah yang sulit ditebak. Bukan lewat sepatu baru atau kampanye visual besar. Mereka justru membuka kedai sup herbal bernama 粤菜松苑 atau Cantonese Songyuan di Pulau Ersha. Informasi ini pertama kali ramai setelah akun pengguna Xiaohongshu mengunggah foto kedai tersebut.
Dikutip dari unggahan itu, Nike memilih pendekatan yang sangat membumi. Kedai kecil, bangku plastik merah, dan panci sup yang mengepul. Suasana ini terasa sangat jauh dari citra high-end Nike. Namun justru itu yang membuatnya menarik.
Sprinter Olimpiade Su Bingtian hadir sebagai wajah kampanye ini. Dikutip dari unggahan resmi Su di platform Weibo, ia menyebut pengalaman itu sebagai bentuk kedekatan antara olahraga dan kebiasaan lokal masyarakat Guangzhou. Pulau Ersha memang dikenal sebagai kawasan favorit para pelari. Jadi lokasi kedai sup ini terasa tepat. Setelah lari, peserta campaign disajikan sup herbal khas Kanton. Menurut keterangan pengguna Xiaohongshu yang turut hadir, sup tersebut menggunakan bahan dari kulit jeruk kering hingga iga babi. Mereka juga memperlihatkan sendok khusus dengan logo swoosh yang menjadi detail kecil namun sangat diperhatikan banyak orang.
Media lokal di China ikut membahas konsep ini. Dikutip dari salah satu media komunitas pelari di Guangzhou, Nike mengangkat pepatah lokal yang berarti kurang lebih “Kalau sudah usaha, pasti ada hasilnya”. Filosofi ini dijadikan jembatan antara proses memasak sup yang memerlukan kesabaran dengan ketekunan seorang pelari yang ingin meningkatkan stamina. Pendekatan ini membuat kampanye Nike terasa lebih personal. Ada cerita yang relevan bagi komunitas lokal. Bukan sekadar aktivasi pemasaran global.
Reaksi warganet pun beragam. Banyak yang menyebut langkah ini sebagai cara Nike merespons perubahan selera pasar yang kini lebih menyukai campaign yang terasa autentik. Nike tidak menampilkan visual besar. Mereka memilih tempat kecil dengan estetika yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari warga Guangzhou. Dikutip dari berbagai komentar di Xiaohongshu, pengguna memuji keberanian Nike tampil sederhana. Mereka melihatnya sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya setempat. Kampanye ini menunjukkan bahwa pendekatan yang membumi bisa memberikan dampak besar jika dilakukan dengan jujur.
(Sultan Jody Akbar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....