Leunca Bukan Sekadar Lalapan, Juga Superfood Tradisional

  • 05 Nov 2025 21:21 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Leunca, sayuran hijau yang masih satu keluarga dengan terong, ternyata menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Sayuran berbentuk bulat kecil ini dikenal kaya akan vitamin C, zinc, protein, serta berbagai jenis antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuh.

Dikutip dari laman polri.go.id leunca atau Solanum nigrum berwarna hijau saat masih muda dan berubah menjadi ungu kehitaman ketika matang. Namun, masyarakat Indonesia umumnya mengonsumsi leunca yang masih berwarna hijau, baik sebagai lalapan maupun campuran sambal. Selain menambah cita rasa makanan, konsumsi leunca secara rutin juga dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Kandungan vitamin C, zinc, dan beta karoten pada leunca mampu memperkuat sistem imun tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, protein di dalamnya juga berperan dalam mempercepat proses penyembuhan dengan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Leunca mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, antosianin, dan polifenol yang efektif membantu menurunkan kadar trigliserida serta kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dengan demikian, risiko penyakit jantung, aterosklerosis, dan tekanan darah tinggi dapat berkurang.

Kandungan protein, lemak, dan antioksidan dalam leunca juga bermanfaat untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Rutin mengonsumsi leunca dapat membantu menjaga kesehatan kulit serta menyamarkan tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus, bintik hitam, dan kulit kusam.

Leunca juga baik untuk kesehatan mata karena mengandung beta karoten, vitamin C, dan zinc. Nutrisi ini berperan dalam menjaga fungsi kornea dan retina, serta mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula akibat penuaan. Sayuran ini turut membantu menjaga kepadatan tulang berkat kandungan kalsium, fosfor, dan protein. Asupan leunca secara teratur dapat memperkuat tulang dan mencegah risiko osteoporosis maupun patah tulang.

Leunca mengandung senyawa polisakarida, solamargine, dan antosianin yang dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker, seperti kanker hati, payudara, dan lambung. Meski memiliki banyak manfaat, leunca sebaiknya dikonsumsi setelah dimasak. Hal ini karena sayuran ini mengandung senyawa solanin yang bersifat toksik bila dikonsumsi mentah atau belum matang. Dengan kandungan gizi yang melimpah dan manfaat kesehatan yang beragam, tak heran jika leunca kini semakin diminati sebagai bahan pangan tradisional yang menyehatkan.

(Lidya Saweho)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....