Ikan Pollock, Masih Asing di Lidah Masyarakat Indonesia
- 01 Jun 2025 06:29 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat, ikan pollock muncul sebagai salah satu pilihan sumber protein yang patut dipertimbangkan. Meski tergolong jarang dikonsumsi dan masih terdengar asing di kalangan masyarakat Indonesia, ikan laut ini menyimpan segudang manfaat kesehatan.
Ikan pollock merupakan spesies ikan laut yang banyak ditemukan di perairan Atlantik dan Alaska. Meski bukan berasal dari Indonesia, ikan ini kini mulai tersedia di berbagai platform e-commerce serta swalayan yang menjual produk-produk impor.
Dilansir dari laman resmi polri.go.id ikan pollock dikenal dengan bentuk tubuhnya yang langsing dan memanjang, serta warna punggung hitam kehijauan. Salah satu keunggulan utama ikan ini adalah kadar merkurinya yang rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh berbagai kalangan, termasuk ibu hamil.
Dari segi kandungan gizi, ikan pollock termasuk rendah kalori dan lemak, namun kaya akan protein. Nutrisi ini membuatnya cocok menjadi menu diet sehat. Protein dalam ikan ini juga diketahui mampu meningkatkan produksi hormon yang memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan kalori harian.
Tak hanya itu, ikan ini juga diyakini berkhasiat bagi kesehatan rambut. Berbagai kandungan vitamin B, vitamin D, zinc, dan zat besi di dalamnya berfungsi memperkuat akar rambut, mencegah kerontokan, serta merangsang pertumbuhan rambut yang sehat. Kandungan vitamin B dalam ikan pollock juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan mencegah penurunan daya ingat, terutama pada lansia. Protein tinggi di dalamnya turut membantu menurunkan risiko demensia akibat penuaan.
Dari sisi kesehatan jantung, kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan pollock efektif menurunkan kadar trigliserida dalam darah, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan kalium di dalamnya dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah dan detak jantung.
Menariknya, ikan pollock juga dikaitkan dengan peningkatan kesuburan. Kandungan omega-3 yang tinggi membantu meningkatkan aliran darah ke ovarium dan merangsang produksi hormon FSH (follicle stimulating hormone), sehingga pematangan sel telur menjadi lebih optimal. Di sisi lain, folat, vitamin D, zinc, dan omega-3 dalam ikan ini juga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma serta kadar testosteron pada pria.
Untuk ibu hamil, konsumsi ikan pollock sangat dianjurkan. Selain kadar merkurinya rendah, ikan ini mengandung nutrisi penting seperti zinc dan omega-3 yang mendukung perkembangan otak, mata, dan sistem saraf janin, serta menurunkan risiko cacat lahir.
Lebih lanjut, kandungan vitamin B2 dan selenium dalam ikan pollock diyakini dapat menurunkan risiko kanker, terutama kanker kolorektal dan prostat. Kedua zat tersebut diketahui mampu melawan radikal bebas penyebab kanker dan menghambat pertumbuhan serta penyebaran sel kanker.
Meski demikian, konsumsi ikan pollock tetap perlu diwaspadai bagi individu yang memiliki alergi terhadap makanan laut. Gejala alergi yang mungkin timbul meliputi gatal-gatal, ruam kulit, pembengkakan pada bibir dan tenggorokan, sesak napas, hingga mual dan muntah.
Dengan segudang manfaat yang dimilikinya, ikan pollock menjadi pilihan menarik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat. Meski belum populer, ikan ini berpotensi menjadi alternatif bergizi tinggi di tengah gaya hidup masyarakat yang semakin peduli terhadap kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....