Berisiko Menjadi Racun, Berikut 5 Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan

  • 17 Mar 2025 07:22 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Saat mempersiapkan makan sahur selama Ramadhan, biasanya makanan sudah dimasak jelang berbuka puasa. Dengan begitu pada malam hari jelang sahur yang biasanya masih mengantuk, kamu tidak perlu repot-repot memasak lagi.

Makanan saat berbuka yang disisihkan untuk sahur, bisa dipanaskan saja, sehingga tidak butuh waktu lama untuk menyiapkannya. Namun sebelum menentukan menu makan untuk buka dan sahur, kamu perlu tahu bahwa ada makanan yang tidak boleh dipanaskan.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut lima jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena berisiko menjadi beracun:

1. Sayuran Kaya Nitrat Tinggi

Beberapa sayuran yang kaya akan kandungan nitrat tinggi, di antaranya bayam, wortel, lobak, bahkan seledri. Hindari memanaskan kembali sayuran kaya nitrat ini karena dapat melepaskan sifat karsinogenik yang dapat berubah menjadi racun, seperti dilansir dari situs My Recipes. Bayam, misalnya, mengandung jumlah zat besi tinggi jika dipanaskan kembali menghasilkan radikal bebas berbahaya.

2. Nasi

Mengkonsumsi nasi yang dipanaskan kembali berisiko menyebabkan keracunan. Hal ini disebabkan oleh adanya bakteri yang sangat resisten bernama Bacillus Cereus. Melansir National Health Service, Inggris, setelah nasi dipanaskan kembali dan didiamkan pada suhu kamar, spora di dalamnya berkembag biak. Seiring waktu, berubah menjadi bakteri atau racun yang membuat nasi tidak aman untuk dikonsumsi.

3. Jamur

Berdasarkan hasil penelitian PannState Extention, jamur bisa menjadi beracun ketika dipanaskan kembali karena rentan terhadap mikroorganisme. Memanaskannya kembali, justru menghasilkan racun yang mengandung nitrogen teroksidasi dan radikal bebas. Idealnya, masakan jamur sesegera mungkin dikonsumsi setelah disiapkan.

4. Kentang

Cemilan yang berasal dari bahan baku kentang bisa menjadi pengganti nasi karena kaya akan karbohidrat. Namun, menurut para ahli kesehatan, makanan ini tidak boleh dipanaskan kembali karena dapat memunculkan bakteri langka bernama Clostridium Botulinum.

5. Telur Rebus

Seperti diketahui, telur adalah sumber protein tinggi. Namun, mengkonsumsi telur rebus dapat menyebabkan penyakit serius ketika dipanaskan kembali. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan, kandungan nitrogen dalam telur bisa teroksidasi saat proses pemanasan ulang. Hal ini, kemudian menyebabkan racun yang merusak sistem pencernaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....