Mengenali Berbagai Penyebab Menstruasi Berkepanjangan
- 05 Agt 2024 14:12 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Menstruasi berkepanjangan terjadi jika pendarahan menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari. Meski tiap wanita memiliki durasi dan jumlah perdarahan menstruasi yang berbeda-beda, umumnya menstruasi normal berlangsung antara 2–7 hari.
Dilansir dari alodokter.com Secara medis, menstruasi yang melebihi satu minggu dapat digolongkan dalam kondisi yang disebut menorrhagia. Jika terjadi hanya sesekali, menstruasi yang berkepanjangan bukanlah kondisi yang berbahaya.
Menstruasi berkepanjangan baru perlu diwaspadai apabila terjadi secara terus-menerus atau muncul disertai keluhan lain seperti lemas atau darah yang keluar saat menstruasi sangat banyak. Kondisi tersebut menjadi pertanda bahwa menstruasi berkepanjangan mungkin disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu yang perlu ditangani oleh dokter.
Pada sebagian kasus, penyebab menstruasi berkepanjangan tidak selalu dapat diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa hal yang diduga bisa menyebabkan terjadinya menstruasi berkepanjangan, antara lain:
1. Ketidakseimbangan hormon
Kondisi hormon yang tidak seimbang dapat berpengaruh pada proses menstruasi. Ketika jumlah hormon di dalam tubuh wanita tidak seimbang, jaringan dinding rahim atau endometrium dapat meluruh secara berlebihan, sehingga menyebabkan perdarahan menstruasi yang berlebihan. Gangguan hormon tersebut bisa disebabkan oleh beberapa kondisi medis, seperti obesitas, PCOS, tumor otak, dan gangguan tiroid.
2. Gangguan fungsi indung telur
Gangguan indung telur (ovarium) dapat menyebabkan gangguan pada produksi hormon seperti estrogen dan progesteron yang berperan dalam mengatur menstruasi. Oleh karena itu, masalah pada indung telur dapat menyebabkan gangguan pada menstruasi seperti menstruasi tidak teratur atau menstruasi berkepanjangan.
3. Fibroid
Fibroid rahim atau yang disebut juga miom adalah jaringan jinak (non-kanker) yang tumbuh dan menempel pada dinding rahim. Fibroid dapat menyebabkan perdarahan vagina dalam jumlah banyak, menstruasi berkepanjangan, dan nyeri saat menstruasi.
4. Endometriosis
Endometriosis terjadi ketika jaringan endometrium, yaitu jaringan pada lapisan bagian dalam rahim, tumbuh di luar rahim. Endometriosis dapat menyebabkan perdarahan serta kram atau nyeri yang tidak normal sebelum dan selama menstruasi.
5. Radang panggul
Radang panggul atau dikenal juga dengan istilah pelvic inflammatory disease (PID) merupakan infeksi yang menyebabkan peradangan pada sistem reproduksi wanita. Peradangan ini menimbulkan gejala nyeri di daerah panggul dan perut bagian bawah, serta bisa menyebabkan menstruasi berkepanjangan. Radang panggul dapat terjadi akibat aktivitas seksual berisiko, misalnya memiliki lebih dari satu pasangan seksual atau sering berhubungan seks tanpa kondom, riwayat aborsi maupun keguguran, dan penggunaan KB spiral (IUD).
Adapun penyebab lain dari menstruasi berkepanjangan, di antaranya kanker rahim, kanker serviks, serta efek samping obat-obatan seperti pil KB dan obat pengencer darah. Wanita yang menderita kelainan darah juga mungkin bisa mengalami menstruasi berkepanjangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....